Langsung ke konten utama

October, Right Here, Daylight

AKB0048 Kono Namida o Kimi ni Sasagu Lyrics with Kanji-Kana, Romanized, English and Indonesian Translation, Colour Code

Minna~ Konnichi wa!

Miichan kembali lagi bawa lirik lagu, dan masih merupakan request dari Takamina ^^ Judulnya adalah "Kono Namida o Kimi ni Sasagu" yang berarti "Air Mata Ini Kuberi Untukmu". Wah, artinya manis, ya ^^ Dan lirik lagunya juga tak kalah manis :D

Lagu ini adalah lagu yang dibawakan oleh unit No Name atau unit yang para anggotanya merupakan seiyuu dari anime AKB0048. Dan lagu ini sendiri merupakan ending song dari AKB0048 Next Stage.

Oke, langsung saja lyricsnya! Check this out!

KANJI-KANA
いつかの願いは
土の中で眠って
約束の時刻に
希望の芽が出るんだ


二人が出会ったころ
夢などまだ種だった
どれくらい時が過ぎ
花は咲くのだろう

この涙を君に捧ぐ
もっと君が輝くなら
ずっと見守ってた
沈黙の空から
今僕は雨になろう

小さな幸せ
見上げていた太陽
期待膨らむ
あの未来がつぼみさ

心が乾いたとき
誰かの愛を求めた
悲しみの風が吹き
花が枯れる日まで

この涙を君に捧ぐ
たとえ君が築かなくても
少し暖かくて
なんとなく懐かしい
そう僕は雨になろう

まぶたを閉じた目じりから
流れ落ちた厚いもの
あの空へと上って
俯瞰で見る愛に変われ

この涙を君に捧ぐ
もっと君が輝くなら
ずっと見守ってた
沈黙の空から
今僕は雨になろう

この涙を君に捧ぐ
こんな僕にできることは
君のむなしさを
少しでも癒すこと
さあ僕は雨になろう

ROMANIZED
Watanabe Mayu, Nakaya Sayaka, Sato Amina, Ishida Haruka, Yagami Kumi, Sato Sumire, Hata Sawako, Mita Mao, Iwata Karen

Itsuka no negai wa
Tsuchi no naka de nemutte
Yakusoku no jikoku ni
Kibou no me ga deru nda

Futari ga deatta koro
Yume nado mada tane datta
Dore kurai toki ga sugi
Hana wa saku no darou

Kono namida wo kimi ni sasagu
Motto kimi ga kagayaku nara
Zutto mimamotteta
Chinmoku no sora kara
Ima boku wa ame ni narou

Chiisana shiawase
Miagete ita taiyou
Kitai ni fukuramu
Ano mirai ga tsubomisa

Kokoro ga kawaita toki
Dareka no ai wo motometa
Kanashimi no kaze ga fuki
Hana ga kareru hi made

Kono namida wo kimi ni sasagu
Tatoe kimi ga kidzukanakute mo
Sukoshi atatakakute
Nantonaku natsukashii
Sou boku wa ame ni narou

[Wat/Mit/Hat/Nak/Sat] Mabuta wo tojita mejiri kara
[Wat/Mit/Hat/Nak/Sat] Nagareochita atsui mono
[Yag/Sat/Ish/Iwa] Ano sora e to nobotte
[Yag/Sat/Ish/Iwa] Fukan de miru ai ni kaware

Kono namida wo kimi ni sasagu
Motto kimi ga kagayaku nara
Zutto mimamotteta
Chinmoku no sora kara
Ima boku wa ame ni narou

Aa kimi ni sasagu
Konna boku ni dekiru koto wa
Kimi no munashisa wo
Sukoshi demo iyasu koto
Saa boku wa ame ni narou

ENGLISH TRANSLATION
The wish you made one day
Lies sleeping in the earth
At the promised time
A sprout of hope will push forth

At the time we met
Your dream was but a seed
When enough time passes
Perhaps it will bloom into a flower

I will offer you these tears
So you can shine even brighter
I've always been watching over you
From the silent sky
And now I will become the rain

Gazing up at the sun
Is a small happiness
Swelling into expectations
That future is a bud

At times when your heart dries up
When you long for someone's love
And the wind of sadness blows
Until the day the flower withers

I will offer you these tears
Even if you don't notice me
They will be a little warm
And somehow nostalgic
Yes, I will become the rain

From the corners of my closed eyes
Something hot flows down
Climbing up to that sky
And looking down, I transform it into love

I will offer you these tears
So you can shine even brighter
I've always been watching over you
From the silent sky
And now I will become the rain

Ah, I will offer them to you
If someone such as I
Can even slightly
Ease the emptiness in you
Then I will become the rain

INDONESIAN TRANSLATION
Keinginanmu untuk suatu hari nanti
Saat ini masih tertidur di dalam tanah
Di waktu yang dijanjikan
Tunas harapan itu akan tumbuh

Sewaktu kita kita berdua bertemu
Impian itu bukan apa-apa, kecuali hanya benih
Sampai waktu yang panjang telah berlalu
Benih yang telah menjadi bunga pun akan mekar

Air mata ini aku berikan untukmu
Jika dapat membuatmu lebih bersinar
Aku selalu memperhatikanmu
Dari langit yang hening ini
Dan sekarang, aku akan turun menjadi hujan

Salah satu kebahagiaan kecil
Adalah saat menatap matahari
Masa depan yang masih menjadi tunas
Ia menggelembung dan menjadi harapan

Ketika hatimu tengah kering
Saat merindukan cinta seseorang
Angin kesedihan pun berhembus
Sampai hari saat bunga menjadi layu

Air mata aku berikan untukmu
Bahkan meskipun kau tidak melihatku
Mereka akan menjadi sedikit hangat
Dan entah bagaimana, aku pun bernostalgia
Ya, aku akan turun menjadi hujan

Dari sudut mataku yang terpejam
Sesuatu yang panas mengalir turun
Saat naik menuju langit itu
Dan melihat ke bawah, aku mengubahnya menjadi cinta

Air mata ini aku berikan untukmu
Jika dapat membuatmu lebih bersinar
Aku selalu memperhatikanmu
Dari langit yang hening ini
Dan sekarang, aku akan turun menjadi hujan

Ah, aku berikan untukmu
Apa yang dapat aku lakukan
Meskipun hanya sedikit
Menghilangkan kekosongan dalam dirimu
Lalu aku akan turun menjadi hujan


Waah~
Menurut kalian, bagaimana dengan makna lagu ini?
Manis sekali bukan? ^^

Jyaa~
Miichan.

Source :
Romanized and English trans. from here
Kanji-kana, Indo. trans., and colour code by Miichan

Komentar

  1. Kalau menurut Pika, sih, romantis <3 ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, romantis ^^ Miichan setuju ^^)b

      Terima kasih telah berkunjung dan berkomentar, ya ^^

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

surat

Entah sejak kapan saya senang menulis surat, tetapi baru saja kemarin --selepas tiga hari Summer Camp mendampingi anak-anak SMP dan saya menulis surat untuk keempatnya-- saya dikomentari oleh teman sekamar saya bahwa tulisan saya panjang sekali. Kesenangan saya menulis surat ini setidaknya sudah ada sejak SMA (mungkin SMP, tapi saya tidak punya pertinggal konkretnya) . Di tahun 2018, saya menulis enam halaman dengan di antaranya sebagai berikut: Biasanya saya menulis tanpa mengharap kembali, sebab kala saya baca-baca lagi, jelas sekali versi utuh dari surat di atas merupakan bentuk pernyataan perasaan yang saat itu hanya memperoleh jawab "terima kasih"--tapi begitu pun saya sudah senang. Namun, kisah tulis-menulis surat yang sepele ini pada akhirnya mengubah hidup saya karena lewat cara inilah kisah kasih saya --yang berakhir di pelaminan-- dimulai. Sayangnya saya tidak punya arsip guratan diksi saya kala itu untuk (yang kini) suami saya. Akan tetapi, saya ingat b...

tidak mau menjadi kuat

Aku tidak pernah minta pada-Nya untuk dikuatkan. Aku tidak mau. Aku takut. Hal sebesar, sesulit apa yang akan Dia beri sampai-sampai aku harus "kuat"? Membayangkannya membuatku merinding, jadi doa seperti itu tidak pernah kupanjatkan.  Aku tidak mau dikuatkan; aku maunya dimudahkan, digampangkan, diringankan. Setidaknya begitulah sepanjang 2025, lantas begitu pulalah 2025 rasanya berlalu. Seolah lancar sekali ( alhamdulillah ), jadi kukira tahun ini pun tanganku akan menengadah untuk permintaan serupa. Sebenarnya hingga awal bulan ketiga ini, masih begitu adanya. Apalagi dengan merebaknya berita kemenangan Alysa Liu dalam nomor tunggal putri figure skating , kisahnya dibingkai media menjadi " she released the pressure, reclaimed her joy and turned it into Olympic gold ".  Tuh kan? batinku seolah bersorak, berbisik demikian. Aku juga ingin berhasil tanpa perlu menjadi kuat karena menahan beban berat. Tidak mau menjadi kuat dengan meromantisasi tangis dan ker...

kenapa "mengutarakan" dan bukan "menyelatankan"/"membaratkan"/"menimurkan"

Sebenarnya saya sudah mulai menulis ini sejak nangkring di Tomoro sore tadi. Saya tengah menyusun sebuah terms of reference dan menggunakan istilah "mengutarakan", lalu otak yang gampang terdistraksi ini jadi bertanya-tanya, "Kenapa 'mengutarakan', ya? Ada apa dengan utara ? Kenapa bukan selatan, barat, atau timur? Apakah ini bentuk pilih kasih pada arah mata angin? " Saya jadi browsing sana-sini dan berbincang ini-itu dengan Gemini. Kalau sudah kepo memang gemas sekali rasanya. Lantas, mengutip jawaban AI (jika dan hanya jika Saudara percaya pada AI), "utara" dalam bahasa Indonesia diserap dari "uttara" bahasa Sansekerta. "Uttara" sendiri dimaknai macam-macam: "permukaan", "jawaban", bahkan "lebih tinggi". Makanya, saat mengutarakan sesuatu, artinya kita sedang "membawa sesuatu ke permukaan " atau "menyampaikan sebuah jawaban " atau "membawa pernyataan ke tempat lebih t...