- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Entah tanggal berapa hari itu, yang jelas April 2026. Kunaiki kereta jalur Yamanote hingga Shinagawa, lalu bus nomor 99 menuju Biro Imigrasi Regional Tokyo. Awalnya tentu aku ogah repot-repot berjalan kaki hingga Stasiun Meguro, apalagi jalan menanjaknya ampun-ampun. Kata Cio, sih, dahulu para biksu tinggal di sana, jadi mereka melatih fisik dengan melalui jalur curam itu sehari-hari. Sebenarnya, aku sudah nyaris menaiki bus dari dekat rumah, tapi saldoku tidak cukup dan aku tidak punya selembar seribu yen. Akhirnya, aku (yang sudah kepalang takut dengan wajah datar pak supir) memutuskan turun dari bus dan merasakan perjuangan biksu-biksu di masa lalu. Setidaknya kemalanganku tidak bertubi-tubi ketika aku berhasil menaiki bus nomor 99 tepat waktu. Tidak perlu menunggu terlalu lama, walau tidak mendapat kursi juga. Aku sempat diajak bercakap oleh seseorang yang berdiri di depanku; ditanyai apakah bus ini benar ke biro imigrasi. Lantas aku mengangguk, selanjutnya ikut bertan...