Langsung ke konten utama

October, Right Here, Daylight

Profil

Halo!

Pertama-tama, terima kasih sudah berkunjung!

Saya merupakan seorang gadis yang akan mengenyam pendidikan tinggi di Indonesia. Odessa Zara adalah nama alias saya, sementara Zara adalah sapaan yang paling sering membuat saya menoleh. Sebelum tahun 2019, blog ini berjudul Blog Miyoko-chan dengan saya memakai nama pena Miichan.

Menulis dan membaca adalah kesukaan masa kecil yang saya tekuni hingga saat ini. Saya pernah berpartisipasi dalam penulisan fiksi hingga karya ilmiah, serta melahap buku bernapaskan filosofi maupun berlandaskan imajinasi.

Di sisi lain, sejak masa putih biru, budaya Jepang dan Korea Selatan mulai menarik perhatian saya di waktu senggang. Bagian yang paling saya sukai adalah mempelajari kedua bahasa tersebut, terutama melalui lirik lagu. Terlebih untuk bahasa Jepang, saya semakin menganggapnya serius pada akhir masa SMA.

Blog ini lahir pada tahun 2012 sebagai wadah menumpahkan isi kepala. Blog ini pula--semoga--mampu menjadi jembatan yang menghubungkan hati saya dengan hati teman-teman. Rutinitas di dunia nyata adalah alasan utama mengapa blog ini--kadangkala--tampak hiatus dan berdebu, tetapi saya berharap tulisan-tulisan yang ada tetap hidup dan bermanfaat bagi teman-teman.

Jika teman-teman ingin melakukan komunikasi lebih lanjut, dengan senang hati saya dapat dihubungi melalui media sosial berikut:

  • E-mail: zahraannisafitri@gmail.com
  • Instagram: @odessaazara

Komentar

  1. Miichan kamu mau ku ex change linkkies nggak??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Miichan mau, tapi Miichan kurang tahu menahu soal 'ex-change linkies' itu. Mohon penjelasannya dulu :)

      Hapus
  2. Hai Miichan, waduh manggilnya Kakak aja ya?kita beda setahun, aku 11 tahun muehehe...
    Kak Miichan, exchange link yuk!maksudnya tukar link, jadi Kak Miichan pasang link Aisha: www.heavenlyaisha.blogspot.com Aisha pasang Link blog Kakak.
    Kalau kak Miichan kurang ngerti, silahkan lihat diblog Aisha yang menu: My friend link ya!

    Makasih Miichan, oh iya namaku Aisha!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ooh, ternyata begitu ya :) Sudah Miichan buat dan cantumkan ya, Aisha juga mohon cantumkan punya Miichan, gomawo ^^)/

      Hapus
    2. Sudah ya Miichan, Cheonma ^_^

      Hapus
  3. Kon'nichiwa ^^ Wah kamu suka AKB48, aku juga suka banget sama AKB48 dan semua yang berhubungan dengan Japan, soalnya orang tuaku pernah tinggal disana lumayan lama, jadi aku suka Japan ><

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh ya? Miichan senang sekali mendengarnya :D Miichan belum pernah ke Jepang, tapi Miichan ingin sekali ke sana, bahkan kalau bisa menetap seperti Erika >v<)/

      Hapus
    2. Miichan suka JKT48 dan semua 48group, apa Miichan tertarik mengikuti audisi JKT48? Oh ya ini blogku kalau mau berkunjung http://marianyan.blogspot.com/ kamu juga bisa panggil aku Rikachan

      Hapus
    3. Oke, akan Miichan panggil Rikachan, ya ^^ Soal 48G, meskipun Miichan suka, tapi Miichan tidak ada niatan mengikuti audisinya :)

      Dozo yoroshiku, Rikachan ^^

      Hapus
  4. Hai, Fathima! ^^ Tentu saja Miichan mau bertukar link dengan Fathima. Cek saja, ya, di laman Exchange Link untuk memastikan apakah blog Fathima sudah tercantum ^^

    BalasHapus
  5. Halo, kak Miichan :) Namaku Brilliant. Panggil saja Brilli atau Brill ya kak, Orin juga boleh, hehe. Korban blogwalking /yeay!/. Aku ada di garis 03, bisa dihitung tahun ini umurku 12 tahun ^^ Aku K-Popers, tapi tahun baru lalu, hobinya baca komik atau nonton anime c: Apa kak Miichan ada rekomendasi anime yang bagus? Brilli lagi suka ngabisin waktu luang untuk browsing, jadi barangkali ada rekomendasi supaya Brilli gak bosen di rumah ^^

    Rasanya Brilli betah di blog kak Miichan! Blog-nya rapi dan tertata, jadi Brilli mudah surfing :) Aku juga punya blog kak, yang satunya blogspot dan yang satunya lagi WordPress. Barangkali kak Miichan berkenan mampir? Silahkan klik ini ya kak => blogspot atau WordPress. Arigatou ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Miichan panggil Orin saja, ya (^^) Senang berkenalan dengan Orin. Untuk rekomendasi anime, kapan-kapan Miichan buat untuk Orin, ya.

      Wah, Miichan senang mengetahui kalau Orin betah di blog Miichan. Terima kasih (^^) Miichan sudah mampir, ya. WordPress Orin tak kalah keren, tapi blognya sudah dihapus, ya?

      Sekali lagi, salam kenal, Orin! (^^)

      Hapus
  6. follback donk http://yongke-putra.blogspot.com

    BalasHapus
  7. Salken Kak! Namaku Bila blogwalking ke blogku ya! di http://nisrinasalsabila401.blogspot.co.id/ :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga ^^
      Sudah Miichan kunjungi, ya ~
      Waaah senangnya ketemu sesama otaku :D

      Hapus
  8. hai, salken kak Zahra!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

surat

Entah sejak kapan saya senang menulis surat, tetapi baru saja kemarin --selepas tiga hari Summer Camp mendampingi anak-anak SMP dan saya menulis surat untuk keempatnya-- saya dikomentari oleh teman sekamar saya bahwa tulisan saya panjang sekali. Kesenangan saya menulis surat ini setidaknya sudah ada sejak SMA (mungkin SMP, tapi saya tidak punya pertinggal konkretnya) . Di tahun 2018, saya menulis enam halaman dengan di antaranya sebagai berikut: Biasanya saya menulis tanpa mengharap kembali, sebab kala saya baca-baca lagi, jelas sekali versi utuh dari surat di atas merupakan bentuk pernyataan perasaan yang saat itu hanya memperoleh jawab "terima kasih"--tapi begitu pun saya sudah senang. Namun, kisah tulis-menulis surat yang sepele ini pada akhirnya mengubah hidup saya karena lewat cara inilah kisah kasih saya --yang berakhir di pelaminan-- dimulai. Sayangnya saya tidak punya arsip guratan diksi saya kala itu untuk (yang kini) suami saya. Akan tetapi, saya ingat b...

tidak mau menjadi kuat

Aku tidak pernah minta pada-Nya untuk dikuatkan. Aku tidak mau. Aku takut. Hal sebesar, sesulit apa yang akan Dia beri sampai-sampai aku harus "kuat"? Membayangkannya membuatku merinding, jadi doa seperti itu tidak pernah kupanjatkan.  Aku tidak mau dikuatkan; aku maunya dimudahkan, digampangkan, diringankan. Setidaknya begitulah sepanjang 2025, lantas begitu pulalah 2025 rasanya berlalu. Seolah lancar sekali ( alhamdulillah ), jadi kukira tahun ini pun tanganku akan menengadah untuk permintaan serupa. Sebenarnya hingga awal bulan ketiga ini, masih begitu adanya. Apalagi dengan merebaknya berita kemenangan Alysa Liu dalam nomor tunggal putri figure skating , kisahnya dibingkai media menjadi " she released the pressure, reclaimed her joy and turned it into Olympic gold ".  Tuh kan? batinku seolah bersorak, berbisik demikian. Aku juga ingin berhasil tanpa perlu menjadi kuat karena menahan beban berat. Tidak mau menjadi kuat dengan meromantisasi tangis dan ker...

kenapa "mengutarakan" dan bukan "menyelatankan"/"membaratkan"/"menimurkan"

Sebenarnya saya sudah mulai menulis ini sejak nangkring di Tomoro sore tadi. Saya tengah menyusun sebuah terms of reference dan menggunakan istilah "mengutarakan", lalu otak yang gampang terdistraksi ini jadi bertanya-tanya, "Kenapa 'mengutarakan', ya? Ada apa dengan utara ? Kenapa bukan selatan, barat, atau timur? Apakah ini bentuk pilih kasih pada arah mata angin? " Saya jadi browsing sana-sini dan berbincang ini-itu dengan Gemini. Kalau sudah kepo memang gemas sekali rasanya. Lantas, mengutip jawaban AI (jika dan hanya jika Saudara percaya pada AI), "utara" dalam bahasa Indonesia diserap dari "uttara" bahasa Sansekerta. "Uttara" sendiri dimaknai macam-macam: "permukaan", "jawaban", bahkan "lebih tinggi". Makanya, saat mengutarakan sesuatu, artinya kita sedang "membawa sesuatu ke permukaan " atau "menyampaikan sebuah jawaban " atau "membawa pernyataan ke tempat lebih t...