Langsung ke konten utama

October, Right Here, Daylight

Ungkapan AKB48 Tentang Single ke-37 Mereka

Minna, konbanwa!

Kali ini Miichan lagi pengen ngidol lagi xD Karenanya, Miichan mengangkat tema terbaru di 48 Family, yaitu perilisan single ke-37 mereka. Setelah AKB48 37th Single Senbatsu Sousenkyou mereka lewati, kini para anggota senbatsu telah bersiap untuk merilis single mereka!

2038918_201406230880197001403500759c
Dari kiri ke kanan(Sayanee, Sashiko, Mayuyu,  Juju)

Pada 23 Juni 2014 yang lalu, Mayuyu (AKB48), Sashiko (HKT48), Sayanee (NMB48) dan Juju (SKE48) muncul dalam sebuah presentasi untuk mengumumkan kontrak antara idol group AKB48 dengan "Baitoru", sebuah situs yang menawarkan pekerjaan paruh waktu.

Mereka berempat bersama Yukirin, Renachan, dan Paruru sebagai 7 besar senbatsu tahun ini akan muncul di CM terbaru dan akan menggunakan single ke-37 AKB48 sebagai lagu CM-nya.

Mayuyu, the queen of 37th Single SS

Mayuyu yang meraih peringkat no.1 di Senbatsu Sousenkyou ini akan menjadi center di single ke-37. Dan mereka mengumumkan bahwa judul dari single tersebut adalah Kokoro no Placard yang akan dirilis pada 27 Agustus.

"Ini adalah sebuah lagu yang mudah diingat, dan saya bisa mengingatnya setelah mendengarkan lagu itu sebanyak 1,5 kali. Karena ini merupakan lagu yang menyenangkan untuk pria dan wanita dari segala usia, saya berharap banyak orang mendengarkannya, dan bernyanyi dan menari untuk itu." Begitulah yang diungkapkan oleh Mayuyu.

Mayuyu juga menyinggung soal Koisuru Fortune Cookie dengan Sashiko sebagai center di single tersebut. Koisuru Fortune Cookie yang menjadi hit dan dengan banyak orang di seluruh dunia ikut serta dalam tarian di video musiknya pun dikomentari dengan riang oleh Mayuyu. "Mudah-mudahan, lagu saya juga bisa dimeriahkan sebanyak lagu itu!"

Selama presentasi itu berlangsung, juga diumumkan bahwa akan ada 4 versi berbeda dari tiap CM yang menampilkan AKB48, SKE48, NMB48, dan HKT48 dan hanya akan ditampilkan secara lokal. Selain itu, 4 stasiun TV akan membuat program-program baru seputar tema pekerjaan paruh waktu mulai 1 Juli 2014 mendatang.

Keempat program termasuk  Fuji TV,  SKE no Kayou Arubaito Gekijou oleh CBC TV,  Kansai TV, dan HKT Shakariki 48! oleh Kyushu Asahi Housou.

Wah, tampaknya member 48 Family yang terkait akan sibuk sekali, tetapi sekaligus mengerjakannya dengan senang, ya! ^^ Pastinya Miichan akan menunggu dengan senang sampai tanggal 27 Agustus, waktu di mana single terbaru itu dirilis! Yeay!

Kalau kalian, bagaimana? ^^

Source here

Komentar

Postingan populer dari blog ini

surat

Entah sejak kapan saya senang menulis surat, tetapi baru saja kemarin --selepas tiga hari Summer Camp mendampingi anak-anak SMP dan saya menulis surat untuk keempatnya-- saya dikomentari oleh teman sekamar saya bahwa tulisan saya panjang sekali. Kesenangan saya menulis surat ini setidaknya sudah ada sejak SMA (mungkin SMP, tapi saya tidak punya pertinggal konkretnya) . Di tahun 2018, saya menulis enam halaman dengan di antaranya sebagai berikut: Biasanya saya menulis tanpa mengharap kembali, sebab kala saya baca-baca lagi, jelas sekali versi utuh dari surat di atas merupakan bentuk pernyataan perasaan yang saat itu hanya memperoleh jawab "terima kasih"--tapi begitu pun saya sudah senang. Namun, kisah tulis-menulis surat yang sepele ini pada akhirnya mengubah hidup saya karena lewat cara inilah kisah kasih saya --yang berakhir di pelaminan-- dimulai. Sayangnya saya tidak punya arsip guratan diksi saya kala itu untuk (yang kini) suami saya. Akan tetapi, saya ingat b...

tidak mau menjadi kuat

Aku tidak pernah minta pada-Nya untuk dikuatkan. Aku tidak mau. Aku takut. Hal sebesar, sesulit apa yang akan Dia beri sampai-sampai aku harus "kuat"? Membayangkannya membuatku merinding, jadi doa seperti itu tidak pernah kupanjatkan.  Aku tidak mau dikuatkan; aku maunya dimudahkan, digampangkan, diringankan. Setidaknya begitulah sepanjang 2025, lantas begitu pulalah 2025 rasanya berlalu. Seolah lancar sekali ( alhamdulillah ), jadi kukira tahun ini pun tanganku akan menengadah untuk permintaan serupa. Sebenarnya hingga awal bulan ketiga ini, masih begitu adanya. Apalagi dengan merebaknya berita kemenangan Alysa Liu dalam nomor tunggal putri figure skating , kisahnya dibingkai media menjadi " she released the pressure, reclaimed her joy and turned it into Olympic gold ".  Tuh kan? batinku seolah bersorak, berbisik demikian. Aku juga ingin berhasil tanpa perlu menjadi kuat karena menahan beban berat. Tidak mau menjadi kuat dengan meromantisasi tangis dan ker...

kenapa "mengutarakan" dan bukan "menyelatankan"/"membaratkan"/"menimurkan"

Sebenarnya saya sudah mulai menulis ini sejak nangkring di Tomoro sore tadi. Saya tengah menyusun sebuah terms of reference dan menggunakan istilah "mengutarakan", lalu otak yang gampang terdistraksi ini jadi bertanya-tanya, "Kenapa 'mengutarakan', ya? Ada apa dengan utara ? Kenapa bukan selatan, barat, atau timur? Apakah ini bentuk pilih kasih pada arah mata angin? " Saya jadi browsing sana-sini dan berbincang ini-itu dengan Gemini. Kalau sudah kepo memang gemas sekali rasanya. Lantas, mengutip jawaban AI (jika dan hanya jika Saudara percaya pada AI), "utara" dalam bahasa Indonesia diserap dari "uttara" bahasa Sansekerta. "Uttara" sendiri dimaknai macam-macam: "permukaan", "jawaban", bahkan "lebih tinggi". Makanya, saat mengutarakan sesuatu, artinya kita sedang "membawa sesuatu ke permukaan " atau "menyampaikan sebuah jawaban " atau "membawa pernyataan ke tempat lebih t...