Langsung ke konten utama

tidak mau menjadi kuat

LinkWithin: Tanpa Edit HTML, Tambah "Artikel Lainnya" di Bawah Pos

Tepatnya bukan "Artikel Lainnya" kalau di blog ini, tapi "Anda mungkin juga meminati:" Coba di-scroll ke bawah dulu untuk memastikan xD

Awalnya Miichan ketemu tutorial untuk menambah fitur ini juga, tapi mengedit HTML. Sukses, sih, tapi Miichan jujur kurang suka karena terlalu dempet dengan pos di atasnya, belum lagi tidak ada gambarnya "=   =)

Dan kalau berbicara soal mengedit HTML, itu mesti ekstra teliti. Kalau salah sedikit dan lupa di-back-up, hmm.. bisa keteteran juga.

Tapi akhirnya Miichan menemukan tutorial yang Miichan cari, tepatnya website penyedia fiturnya!


Penampakan LinkWithin


Keuntungan memakai jasa website ini ada dua, yaitu tidak ribet dan hasil memuaskan!

Sebenarnya cara penggunaannya sudah ada di website tersebut dalam bahasa Inggris, tapi Miichan rasa tidak ada salahnya juga menerjemahkannya agar teman-teman lebih mudah mengerti ^^)

  1. Isi kolom Email dan Blog Link.
  2. Pilih situs penyedia blog kamu, apakah blogger atau wordpress dan sebagainya. 
  3. Terakhir, pilih berapa banyak artikel yang ingin ditampilkan, apa itu 3, 4, atau 5.
  4. Jika teks di blog kamu berwarna terang (seperti putih) sedangkan latar belakangnya gelap, kamu bisa mencentang kalimat 'my blog has light text on a dark background'
  5. Klik 'Get Widget!'
  6. Kamu akan beralih ke laman berisi tutorial pemasangan widget tersebut.
  7. Klik 'Install Widget' yang terdapat pada poin nomor satu.
  8. Kamu bisa mengubah nama widget tersebut, tapi Miichan rasa jika tidak diubah pun tidak apa-apa karena namanya tidak dipampang begitu besar sehingga menjadi pengganggu. Jika memang tidak ingin diubah, langsung klik 'Menambah Widget'
  9. Kamu akan sampai ke menu tata letak di blogger.
  10. Pindahkan widget tersebut ke bagian bawah pos, seperti pada gambar di bawah ini.
  11. Klik 'Simpan Setelan'
  12. Selesai, yey!
Semoga bermanfaat! ^ ^)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

tidak mau menjadi kuat

Aku tidak pernah minta pada-Nya untuk dikuatkan. Aku tidak mau. Aku takut. Hal sebesar, sesulit apa yang akan Dia beri sampai-sampai aku harus "kuat"? Membayangkannya membuatku merinding, jadi doa seperti itu tidak pernah kupanjatkan.  Aku tidak mau dikuatkan; aku maunya dimudahkan, digampangkan, diringankan. Setidaknya begitulah sepanjang 2025, lantas begitu pulalah 2025 rasanya berlalu. Seolah lancar sekali ( alhamdulillah ), jadi kukira tahun ini pun tanganku akan menengadah untuk permintaan serupa. Sebenarnya hingga awal bulan ketiga ini, masih begitu adanya. Apalagi dengan merebaknya berita kemenangan Alysa Liu dalam nomor tunggal putri figure skating , kisahnya dibingkai media menjadi " she released the pressure, reclaimed her joy and turned it into Olympic gold ".  Tuh kan? batinku seolah bersorak, berbisik demikian. Aku juga ingin berhasil tanpa perlu menjadi kuat karena menahan beban berat. Tidak mau menjadi kuat dengan meromantisasi tangis dan ker...

Download Digimon Adventure 01 (1 - 54 [END]) Subtitle Indonesia

Minna, ohayou! Kesempatan kali ini, Miichan ingin membagikan link   download  untuk anime   Digimon , tepatnya yang season  1, yaitu Digimon Adventure 01. Apa kalian pernah dengar? Mungkin untuk 'Digimon' keseluruhan ( yang mencakup 7 season ) kalian pernah mendengar atau malah menontonnya. Terlebih lagi Digimon Xros War ( Miichan kurang tahu itu season ke berapa ) saat ini tengah ditayangkan di Indosiar. (Baca juga yuk >>  Apa Itu Digimon? ) Tetapi, Digimon Adventure 01 adalah season paling pertama yang mungkin tidak begitu terkenal lagi sekarang. Meskipun begitu, setelah Miichan survei, banyak penyuka Digimon yang mengaku season inilah yang paling seru, bersama dengan Digimon Xros War. Dahulu, season ini juga ditayangkan di Indosiar. Sekitar 6 - 7 tahun yang lalu kalau tidak salah, saat Miichan masih kelas 2 - 3 SD '-' Menurut Miichan, rating  Digimon Adventure 01 ini K+. Genre nya adalah adventure , friendship , dan fantasy . Di Digimon Adve...

soal menerima

Sepertinya tidak ada satu jua ketakutan saat pertama aku bertandang ke sana. Tidak di kali kedua, pun kali ketiga. Namun, di kali keempat, entah mengapa aku merasa sangat khawatir, sangat berbeda, sangat tidak pada tempatnya; merenungkan kembali rencana jangka panjang untuk menetap di sini--yang sebenarnya sangat sulit untuk dibatalkan. Kunjungan keempat itu sederhana. Aku hanya mengitari Tokyo--tidak; di samping keharusanku bergerak ke luar menemui satu dua orang, akhirnya aku lebih banyak berdiam di apartemen yang kusewa; mencoba resep makanan ini itu di dapur yang dari kulkas hingga kompor, pemanggang, dan sederet mesin lainnya kukuasai seorang diri selama dua minggu itu. Di hari ke-sekian ( aku lupa ), kebetulan tidak ada pekerjaan khusus yang perlu kulakukan, dan tubuhku yang terlalu lama mendekam dalam ruangan itu merasa gerah ( padahal saat itu musim dingin ). Kakiku lantas bergerak tidak tentu arah, pokoknya ke perpustakaan yang sepertinya bagus. Oh, betapa aku su...