Langsung ke konten utama

October, Right Here, Daylight

10 Tips Metode KonMari: Metode Merapikan Barang-Barang Kamu!

Ohayou, minna!

Akhir-akhir ini Miichan sibuk mengatur Official Account baru Miichan di LINE, namanya Tips 'N Trick. Bagi yang punya LINE, bisa add OA Miichan yang satu itu, ya ~ (lihat di sini)

Selama liburan ini, Miichan menghabiskan banyak waktu untuk membenahi kamar Miichan. Pagi ini, Miichan menemukan sesuatu yang menarik di Pinterest! Usut punya usut, inilah dia Metode Konmari!

Miichan memang belum punya, tetapi Miichan menemukan sebuah website yang mengulas sekaligus menyimpulkan metode-metode yang ada di dalam buku karangan Marie Kondo-san. Website itu berbahasa Inggris, jadi Miichan ingin menerjemahkannya agar bisa berbagi kepada teman-teman juga!

Here we go ~
  1. Jadikan waktu beres-beres kamu sebagai waktu yang spesial!
    Konmari Celebrate 1
  2. Kumpulkan tiap-tiap barang ke dalam sebuah kelompok! Mulai beres-beres dari kelompok pakaian, lalu kelompokkan lagi pakaian tersebut, misalnya ke kelompok baju, celana, rok, dan sebagainya.
    Konmari Gather 2
  3. Asingkanlah yang tidak kamu butuhkan lagi dengan penuh keyakinan! Entah itu mau dijual, disumbangkan, atau bahkan benar-benar dibuang, pertama-tama asingkan dari lemari kamu. Kalau sudah tidak terpakai lagi, jangan ragu untuk melakukannya.
    Konmari Discard 3
  4. Tanyakan pada dirimu sendiri, apa barang tersebut membuatmu bahagia? Setiap barang punya aura positif atau negatif yang bisa mempengaruhi kamu juga, lho!
    Konmari Joy 4
  5. Simpan dengan rapi setiap barang! Jika itu berupa pakaian, lipat dengan sungguh-sungguh! Setiap barang berhak dirawat dan dihargai.
    Konmari Fold 4
  6. Susun secara vertikal sehingga lebih mudah dilihat dan diambil!
    Konmari Vertical 5
  7. Sesuai poin pertama, kelompokkan dan sesuaikan setiap barang dengan kelompoknya!
    Konmari Category 1 Clothing copyKonmari Category 2 Books
    Konmari Category 3 Papers copyKonmari Category 4.1 Office Llivingroom copy
    Konmari Category 4.2 Kitchen copyKonmari Category 4.3 Pantry copy
    Konmari Category 4.4 Household Supplies copyKonmari Category 4.5 Tools copy
    Konmari Category 4.6 Bathroom copy

  8. Kurangi barang-barang dari setiap kategori sampai dirasa tepat! Peraturan umumnya, kurangi hingga (minimal) setengahnya.
    Konmari Reduce Until Right
  9. Berikan 'rumah yang indah' untuk tiap-tiap barang dan simpan sesuai kategori! Tidak berdasarkan frekuensi penggunaan (yang ini sering dipakai, yang itu jarang..) atau berdasarkan kapan akan digunakan (yang ini dipakai besok, ini dipakai lusa..)
    Konmari Store Categories Together
  10. Kelilingi dirimu dengan barang-barang yang membuatmu bahagia!
    Konmari Joy All Around
Sekian dari Miichan ~ ^ ^)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

surat

Entah sejak kapan saya senang menulis surat, tetapi baru saja kemarin --selepas tiga hari Summer Camp mendampingi anak-anak SMP dan saya menulis surat untuk keempatnya-- saya dikomentari oleh teman sekamar saya bahwa tulisan saya panjang sekali. Kesenangan saya menulis surat ini setidaknya sudah ada sejak SMA (mungkin SMP, tapi saya tidak punya pertinggal konkretnya) . Di tahun 2018, saya menulis enam halaman dengan di antaranya sebagai berikut: Biasanya saya menulis tanpa mengharap kembali, sebab kala saya baca-baca lagi, jelas sekali versi utuh dari surat di atas merupakan bentuk pernyataan perasaan yang saat itu hanya memperoleh jawab "terima kasih"--tapi begitu pun saya sudah senang. Namun, kisah tulis-menulis surat yang sepele ini pada akhirnya mengubah hidup saya karena lewat cara inilah kisah kasih saya --yang berakhir di pelaminan-- dimulai. Sayangnya saya tidak punya arsip guratan diksi saya kala itu untuk (yang kini) suami saya. Akan tetapi, saya ingat b...

tidak mau menjadi kuat

Aku tidak pernah minta pada-Nya untuk dikuatkan. Aku tidak mau. Aku takut. Hal sebesar, sesulit apa yang akan Dia beri sampai-sampai aku harus "kuat"? Membayangkannya membuatku merinding, jadi doa seperti itu tidak pernah kupanjatkan.  Aku tidak mau dikuatkan; aku maunya dimudahkan, digampangkan, diringankan. Setidaknya begitulah sepanjang 2025, lantas begitu pulalah 2025 rasanya berlalu. Seolah lancar sekali ( alhamdulillah ), jadi kukira tahun ini pun tanganku akan menengadah untuk permintaan serupa. Sebenarnya hingga awal bulan ketiga ini, masih begitu adanya. Apalagi dengan merebaknya berita kemenangan Alysa Liu dalam nomor tunggal putri figure skating , kisahnya dibingkai media menjadi " she released the pressure, reclaimed her joy and turned it into Olympic gold ".  Tuh kan? batinku seolah bersorak, berbisik demikian. Aku juga ingin berhasil tanpa perlu menjadi kuat karena menahan beban berat. Tidak mau menjadi kuat dengan meromantisasi tangis dan ker...

kenapa "mengutarakan" dan bukan "menyelatankan"/"membaratkan"/"menimurkan"

Sebenarnya saya sudah mulai menulis ini sejak nangkring di Tomoro sore tadi. Saya tengah menyusun sebuah terms of reference dan menggunakan istilah "mengutarakan", lalu otak yang gampang terdistraksi ini jadi bertanya-tanya, "Kenapa 'mengutarakan', ya? Ada apa dengan utara ? Kenapa bukan selatan, barat, atau timur? Apakah ini bentuk pilih kasih pada arah mata angin? " Saya jadi browsing sana-sini dan berbincang ini-itu dengan Gemini. Kalau sudah kepo memang gemas sekali rasanya. Lantas, mengutip jawaban AI (jika dan hanya jika Saudara percaya pada AI), "utara" dalam bahasa Indonesia diserap dari "uttara" bahasa Sansekerta. "Uttara" sendiri dimaknai macam-macam: "permukaan", "jawaban", bahkan "lebih tinggi". Makanya, saat mengutarakan sesuatu, artinya kita sedang "membawa sesuatu ke permukaan " atau "menyampaikan sebuah jawaban " atau "membawa pernyataan ke tempat lebih t...