Langsung ke konten utama

tidak mau menjadi kuat

Kunci Jawaban Kasus "Pembunuhan Katayama Aoi"

Minna, Miichan comeback~

Sekarang Miichan mau ngasih kunci jawaban teka-teki kasus yang Miichan buat sendiri, judulnya "Katayama Aoi" Harusnya Miichan kasih clue, dan karena Miichan malas ngedit di sana, Miichan kasih clue di sini aja ya :)

  • Di dalam 'surat wasiat' Aoi, terdapat satu kata yang merujuk pada pelaku
  • Kata yang merujuk tersebut berbahasa Jepang
  • Untuk motif, perhatikan kelakukan korban
Soalnya ada di sini >> Teka-Teki Kasus Pembunuhan

Kunci jawabannya, di bawah sini :D
Kalian jawab dulu teka-tekinya baik ditulis di kolom komentar artikel teka-teki kasus yang di atas, atau disimpan di dalam hati juga boleh ^^
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Oke!
Pertama, siapakah pelakunya?
Pelakunya adalah Kitahara Miki

Kedua, apakah motifnya?
Karena Miki merasa Aoi tidak mau lagi membantunya membayar kontrakannya. Miki merasa Aoi masih punya uang yang cukup untuk membantunya karena masih mau mengirimkan uang pada Kenta (perhatikan perilakunya saat melihat Kenta, ia merasa kesal). Padahal Aoi sudah tidak punya uang sampai meminjam ke Sweetheart.

Ketiga, apakah buktinya yang berhubungan dengan surat?
Mari kita lihat lagi surat wasiatnya!


Oh, Tuhan
Berkali-kali pun bertaubat aku tak tenang
Aku tidak kuat lagi menanggung ini
Setelah semua hal yang berlalu
Akhirnya aku memutuskan
Nyawa ini akan aku buang dengan sendirinya
Coba kita lihat setiap kata pertama dari barisnya, maka akan membentuk sebuah kata!
[O]h, Tuhan
[B]erkali-kali pun bertaubat aku tak tenang
[A]ku tidak kuat lagi menanggung ini
[S]etelah semua hal yang berlalu
[A]khirnya aku memutuskan
[N]yawa ini akan aku buang dengan sendirinya
Obasan! Obasan dalam Bahasa Jepang berarti 'Tante'
Miki adalah Tante dari Aoi.

Keempat, apakah kesalahan pengakuannya?
Kita lihat pengakuan Miki sebagai berikut, "Saat Aoi dibunuh, aku rasa ia sedang makan siang!"
Pertanyaannya, kenapa ia tahu bahwa Aoi dibunuh pada saat siang hari?
Padahal tidak ada penjelasan bahwa polisi dan Sera telah memberitahu waktu kematian korban.

Sekian, semoga masuk akal '-' Kalau mau kritik dan komentar, di kolom komentar dengan bahasa yang baik ya ^^)/

Komentar

  1. Waaah...sangat tak terduga!Kamu pinter bikin teka-teki meuehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benarkah? Terus, Aisha bisa menjawabnya nggak? uwu

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Michael? Siapakah dia? uwu

      Kalau sempat akan Miichan buat lagi ya ^^
      Terima kasih sudah berkomentar :D

      Hapus
  3. Miichan, bikin teka-teki lagi, yaaa.... SERU!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika sempat ya, pasti akan Miichan buat ^^ Apakah Uzma bisa menjawab teka-teki ini? ^^

      Terima kasih sudah berkomentar ^^

      Hapus
    2. Seru, Miichan! Wow! Buat lagi ya... Please.. Oya, kukira Sweetheart :p

      Hapus
    3. @Uzma
      iya, aku kira sweetheart, ternyata.... Miki

      Hapus
  4. Deg-degan.... ceritanya keren ^^a

    BalasHapus
    Balasan
    1. Deg-degan kenapa, iCHA? ^^
      Terima kasih sudah datang dan berkomentar ya :)

      Hapus
  5. Wah keren pake bingits

    Sempet kepikiran buat baca huruf pertama dari surat kematian tapi keburu fokus sama dosa apa yang dilakukan sampe harus bertobat.

    Salam kenal...!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, menjebakkah? ^^ Terima kasih sudah berkunjung dan salam kenal juga, Erika! ^^

      Hapus
  6. udah ku duga

    oh iya buat lagi dong miichan ^-^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Miichan tampung sarannya, ya, Tabitha ^^ Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya ^^

      Hapus
  7. Yg buat psiko nih jangan2 . Kok pintat buatnya wkw

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

tidak mau menjadi kuat

Aku tidak pernah minta pada-Nya untuk dikuatkan. Aku tidak mau. Aku takut. Hal sebesar, sesulit apa yang akan Dia beri sampai-sampai aku harus "kuat"? Membayangkannya membuatku merinding, jadi doa seperti itu tidak pernah kupanjatkan.  Aku tidak mau dikuatkan; aku maunya dimudahkan, digampangkan, diringankan. Setidaknya begitulah sepanjang 2025, lantas begitu pulalah 2025 rasanya berlalu. Seolah lancar sekali ( alhamdulillah ), jadi kukira tahun ini pun tanganku akan menengadah untuk permintaan serupa. Sebenarnya hingga awal bulan ketiga ini, masih begitu adanya. Apalagi dengan merebaknya berita kemenangan Alysa Liu dalam nomor tunggal putri figure skating , kisahnya dibingkai media menjadi " she released the pressure, reclaimed her joy and turned it into Olympic gold ".  Tuh kan? batinku seolah bersorak, berbisik demikian. Aku juga ingin berhasil tanpa perlu menjadi kuat karena menahan beban berat. Tidak mau menjadi kuat dengan meromantisasi tangis dan ker...

Download Digimon Adventure 01 (1 - 54 [END]) Subtitle Indonesia

Minna, ohayou! Kesempatan kali ini, Miichan ingin membagikan link   download  untuk anime   Digimon , tepatnya yang season  1, yaitu Digimon Adventure 01. Apa kalian pernah dengar? Mungkin untuk 'Digimon' keseluruhan ( yang mencakup 7 season ) kalian pernah mendengar atau malah menontonnya. Terlebih lagi Digimon Xros War ( Miichan kurang tahu itu season ke berapa ) saat ini tengah ditayangkan di Indosiar. (Baca juga yuk >>  Apa Itu Digimon? ) Tetapi, Digimon Adventure 01 adalah season paling pertama yang mungkin tidak begitu terkenal lagi sekarang. Meskipun begitu, setelah Miichan survei, banyak penyuka Digimon yang mengaku season inilah yang paling seru, bersama dengan Digimon Xros War. Dahulu, season ini juga ditayangkan di Indosiar. Sekitar 6 - 7 tahun yang lalu kalau tidak salah, saat Miichan masih kelas 2 - 3 SD '-' Menurut Miichan, rating  Digimon Adventure 01 ini K+. Genre nya adalah adventure , friendship , dan fantasy . Di Digimon Adve...

soal menerima

Sepertinya tidak ada satu jua ketakutan saat pertama aku bertandang ke sana. Tidak di kali kedua, pun kali ketiga. Namun, di kali keempat, entah mengapa aku merasa sangat khawatir, sangat berbeda, sangat tidak pada tempatnya; merenungkan kembali rencana jangka panjang untuk menetap di sini--yang sebenarnya sangat sulit untuk dibatalkan. Kunjungan keempat itu sederhana. Aku hanya mengitari Tokyo--tidak; di samping keharusanku bergerak ke luar menemui satu dua orang, akhirnya aku lebih banyak berdiam di apartemen yang kusewa; mencoba resep makanan ini itu di dapur yang dari kulkas hingga kompor, pemanggang, dan sederet mesin lainnya kukuasai seorang diri selama dua minggu itu. Di hari ke-sekian ( aku lupa ), kebetulan tidak ada pekerjaan khusus yang perlu kulakukan, dan tubuhku yang terlalu lama mendekam dalam ruangan itu merasa gerah ( padahal saat itu musim dingin ). Kakiku lantas bergerak tidak tentu arah, pokoknya ke perpustakaan yang sepertinya bagus. Oh, betapa aku su...