Langsung ke konten utama

October, Right Here, Daylight

Poyopoyo Kansatsu Nikki Opening Lyrics [Kanji-Kana/Romaji/English/Indonesian]

Nyan~

Akhir-akhir ini Miichan suka sama kucing bulat berwarna krem, yaitu Satou Poyo. Seandainya ada kucing sebulat dan sejinak (mungkin tidak bagi Hide '-') itu di dunia ini ;-;

Ya sudahlah..

Setelah berputar-putar cukup lama di google, Miichan akhirnya menemukan lirik lagu pembuka Poyo Poyo~ Ahh~ Sulit juga mencarinya! Karenanya Miichan ingin ngepostnya di sini beserta arti bahasa Indonesianya! Check this out!

Kanji-Kana

まる書いてポヨ
まる書いてポヨ
まるまるまるまるまるまるまるまる
こんがらがった話もまるくまるく納めましょう
四角いお顔もまんまるに

猫もこにゃらまるくなる



Romanized

Maru kaite, Poyo! (Nyan~)
Maru kaite, Poyo! (Nyan~)
Maru maru maru maru maru maru maru maru! (Nyan~)
Kongaragatta hanashi mo maruku maruku osamemashou
Shikakui okao mo manmaru ni

Neko mo konyara maruku naru


English Translation

Draw a circle, Poyo! (Nyan~)
Draw a circle, Poyo! (Nyan~)
Circle, circle, circle circle circle circle, circle, circle! (Nyan~)
Let's finish the stories with a perfect circle
Even the rectangular faces will rotate as well

The cats will also become round like this

Indonesian Translation

Menggambar lingkaran, Poyo! (Nyan~)
Menggambar lingkaran, Poyo! (Nyan~)
Lingkaran lingkaran lingkaran lingkaran lingkaran lingkaran lingkaran lingkaran! (Nyan~)
Ayo kita selesaikan cerita ini dengan sebuah lingkaran yang sempurna
Bahkan bentuk persegi panjang pun akan berputar juga
Kucing-kucing juga akan menjadi bulat seperti ini



Sekian~
Bagi yang suka dengan PoyoNyan ini, ayo berikan kesanmu di kolom komentar ^^

Source : here

Komentar

  1. Andaikan punya Poyo, mungkin bakal aku gunakan jadi bantal :3 Imut-imut gitu sih!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu dapat dipastikan >.<b
      Terima kasih sudah berkunjung, ya ^^)/

      Hapus
  2. Poyo itu imut banget! Aku aja nggak bisa berhenti geregetan pas nonton poyo. Kyuun~! XD Thanks for the lyrics.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, setuju bangett >.< Sampai meleleh >.< Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, ya ^^

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

surat

Entah sejak kapan saya senang menulis surat, tetapi baru saja kemarin --selepas tiga hari Summer Camp mendampingi anak-anak SMP dan saya menulis surat untuk keempatnya-- saya dikomentari oleh teman sekamar saya bahwa tulisan saya panjang sekali. Kesenangan saya menulis surat ini setidaknya sudah ada sejak SMA (mungkin SMP, tapi saya tidak punya pertinggal konkretnya) . Di tahun 2018, saya menulis enam halaman dengan di antaranya sebagai berikut: Biasanya saya menulis tanpa mengharap kembali, sebab kala saya baca-baca lagi, jelas sekali versi utuh dari surat di atas merupakan bentuk pernyataan perasaan yang saat itu hanya memperoleh jawab "terima kasih"--tapi begitu pun saya sudah senang. Namun, kisah tulis-menulis surat yang sepele ini pada akhirnya mengubah hidup saya karena lewat cara inilah kisah kasih saya --yang berakhir di pelaminan-- dimulai. Sayangnya saya tidak punya arsip guratan diksi saya kala itu untuk (yang kini) suami saya. Akan tetapi, saya ingat b...

tidak mau menjadi kuat

Aku tidak pernah minta pada-Nya untuk dikuatkan. Aku tidak mau. Aku takut. Hal sebesar, sesulit apa yang akan Dia beri sampai-sampai aku harus "kuat"? Membayangkannya membuatku merinding, jadi doa seperti itu tidak pernah kupanjatkan.  Aku tidak mau dikuatkan; aku maunya dimudahkan, digampangkan, diringankan. Setidaknya begitulah sepanjang 2025, lantas begitu pulalah 2025 rasanya berlalu. Seolah lancar sekali ( alhamdulillah ), jadi kukira tahun ini pun tanganku akan menengadah untuk permintaan serupa. Sebenarnya hingga awal bulan ketiga ini, masih begitu adanya. Apalagi dengan merebaknya berita kemenangan Alysa Liu dalam nomor tunggal putri figure skating , kisahnya dibingkai media menjadi " she released the pressure, reclaimed her joy and turned it into Olympic gold ".  Tuh kan? batinku seolah bersorak, berbisik demikian. Aku juga ingin berhasil tanpa perlu menjadi kuat karena menahan beban berat. Tidak mau menjadi kuat dengan meromantisasi tangis dan ker...

kenapa "mengutarakan" dan bukan "menyelatankan"/"membaratkan"/"menimurkan"

Sebenarnya saya sudah mulai menulis ini sejak nangkring di Tomoro sore tadi. Saya tengah menyusun sebuah terms of reference dan menggunakan istilah "mengutarakan", lalu otak yang gampang terdistraksi ini jadi bertanya-tanya, "Kenapa 'mengutarakan', ya? Ada apa dengan utara ? Kenapa bukan selatan, barat, atau timur? Apakah ini bentuk pilih kasih pada arah mata angin? " Saya jadi browsing sana-sini dan berbincang ini-itu dengan Gemini. Kalau sudah kepo memang gemas sekali rasanya. Lantas, mengutip jawaban AI (jika dan hanya jika Saudara percaya pada AI), "utara" dalam bahasa Indonesia diserap dari "uttara" bahasa Sansekerta. "Uttara" sendiri dimaknai macam-macam: "permukaan", "jawaban", bahkan "lebih tinggi". Makanya, saat mengutarakan sesuatu, artinya kita sedang "membawa sesuatu ke permukaan " atau "menyampaikan sebuah jawaban " atau "membawa pernyataan ke tempat lebih t...