Langsung ke konten utama

October, Right Here, Daylight

RSP - Sakura ~Anata ni Deaete Yokatta~ (Lirik + Terjemahan)

Hasil gambar untuk sakura anata ni deaete yokatta

SAKURA ~ANATA NI DEAETE YOKATTA~
Sakura ~Syukurlah Aku Bertemu Denganmu~


Sakura sakura aitai yo
Iya da kimi ni ima sugu aitai yo
Daijoubu mou nakanaide
Watashi wa kaze
Anata o tsutsunde iru yo
- Sakura, aku ingin berjumpa dengan bunga sakura
- Bukan, kamulah yang ingin kujumpai sekarang
- Tidak apa-apa, jangan menangis
- Aku adalah sang angin
- Yang terus berhembus ke arahmu 

Sakura sakura aitai yo
Iya da kimi ni ima sugu aitai yo
Arigatou zutto daisuki
Watashi wa hoshi
Anata o mimamori tsudzukeru
- Sakura, aku ingin berjumpa dengan bunga sakura
- Bukan, kamulah yang ingin kujumpai sekarang
- Terima kasih, aku selalu menyukaimu
- Aku adalah sang bintang
- Yang terus memperhatikanmu

Anata ni deaete yokatta
Hontou ni hontou ni yokatta
- Syukurlah aku bertemu denganmu
- Aku sungguh-sungguh bersyukur

Koko ni mou irenakunacchatta
Mou ikanakucha
Hontou gomen ne
Watashi wa mou hitori de
Tooi tokoro ni ikanakucha
- Aku sudah tidak bisa di sini lagi
- Aku harus pergi
- Maafkan aku, ya
- Tanpa ditemani siapa-siapa
- Aku harus pergi ke tempat yang jauh

"Doko e?"tte kikanaide 
"Nande?"tte kikanaide
Hontou gomen ne
Watashi wa mou anata no soba ni
Irarenakunatta no
- Jangan tanya ke mana
- Jangan tanya mengapa
- Maafkan aku, ya
- Berada di sampingmu lagi
- Aku sudah tidak bisa melakukannya

Itsumo no sanpo michi
Sakura namiki wo nukete yuki
Yoku asonda kawamo no ue no sora no hikaru hou he to
- Di jalan yang biasa kita lalui
- Salju menghilang pada deretan pohon sakura
- Kemudian menuju cahaya di langit di atas sungai tempat biasa kita bermain

Mou aenaku naru kedo
Sabishii kedo

Heiki da yo
- Meski tidak bisa lagi berjumpa
- Meski akan kesepian
- Aku tidak keberatan

Umarete yokatta
Hontou yokatta
Anata ni deatte yokatta
- Syukurlah aku telah terlahir
- Aku sungguh bersyukur
- Syukurlah aku bertemu denganmu

Sakura sakura aitai yo
Iya da kimi ni ima sugu aitai yo
Daijoubu mou nakanaide
Watashi wa kaze
Anata o tsutsunde iru yo
- Sakura, aku ingin berjumpa dengan bunga sakura
- Bukan, kamulah yang ingin kujumpai sekarang
- Tidak apa-apa, jangan menangis
- Aku adalah sang angin
- Yang terus berhembus ke arahmu 

Sakura sakura aitai yo
Iya da kimi ni ima sugu aitai yo
Arigatou zutto daisuki
Watashi wa hoshi
Anata o mimamori tsudzukeru
- Sakura, aku ingin berjumpa dengan bunga sakura
- Bukan, kamulah yang ingin kujumpai sekarang
- Terima kasih, aku selalu menyukaimu
- Aku adalah sang bintang
- Yang terus memperhatikanmu

Anata ni deaete yokatta
Hontou ni hontou ni yokatta
- Syukurlah aku bertemu denganmu
- Aku sungguh-sungguh bersyukur

Anata no kaeri o matsu gogo
Anata no ashioto nanigenai koto
Watashi wa sou ichiban no yorokobi o shirimashita
- Sore hari ketika aku menunggu kepulanganmu
- Dari langkah kakimu yang santai
- Aku jadi tahu kebahagiaan terbesarmu

Anata ga hanashite kureta koto
Ichinichi no koto iroiro na koto
Watashi wa sou ichiban no kanashimi mo shirimashita
- Dari hal-hal yang kamu ceritakan
- Hal sehari-hari, berbagai macam hal
- Aku jadi tahu kesedihan terbesarmu

Sore wa anata no egao
Anata no namida
Sono yasashisa
- Itu adalah tawamu
- Air matamu
- Kelemahlembutan itu

Watashi no na o yobu koe
Dakishimeru ude
Sono nukumori
- Suaramu yang memanggil namaku
- Lenganmu yang memeluk diriku
- Kehangatan itu

Mou furerarenai kedo
Wasurenai yo
Shiawase da yo
- Meski tidak bisa lagi menyentuhmu
- Aku tidak akan melupakanmu
- Aku bahagia

Umarete yokatta
Hontou yokatta
Anata ni deatte yokatta
- Syukurlah aku telah terlahir
- Aku sungguh bersyukur
- Syukurlah aku bertemu denganmu

Sakura sakura aitai yo
Iya da kimi ni ima sugu aitai yo
Daijoubu da yo koko ni iru
Watashi wa haru
Anata o idaku sora
- Sakura, aku ingin berjumpa dengan bunga sakura
- Bukan, kamulah yang ingin kujumpai sekarang
- Tidak apa-apa, aku ada di sini
- Aku adalah sang musim semi
- Yang langitnya memiliki dirimu

Sakura sakura aitai yo 
Iya da kimi ni ima sugu aitai yo
Arigatou zutto daisuki
Watashi wa tori
Anata ni utai tsudzukeru
- Sakura, aku ingin berjumpa dengan bunga sakura
- Bukan, kamulah yang ingin kujumpai sekarang
- Terima kasih, aku selalu menyukaimu
- Aku adalah sang burung
- Yang terus bernyanyi untukmu

Sakura no mau sora no kanata 
Me o tojireba kokoro no naka
- Di kejauhan langit, kelopak sakura menari
- Jika mata ditutup, dalam hatimu akan merasakannya

Sakura sakura aitai yo 
Iya da kimi ni ima sugu aitai yo
Ii'n da yo hohoende goran
Watashi wa hana 
Anata no yubisaki no hana
- Sakura, aku ingin berjumpa dengan bunga sakura
- Bukan, kamulah yang ingin kujumpai sekarang
- Tidak apa-apa, tertawalah
- Aku adalah sang bunga
- Bunga yang berada di ujung jarimu

Sakura sakura aitai yo 
Iya da kimi ni ima sugu aitai yo
Arigatou zutto daisuki
Watashi wa ai
Anata no mune ni
- Sakura, aku ingin berjumpa dengan bunga sakura
- Bukan, kamulah yang ingin kujumpai sekarang
- Terima kasih, aku selalu menyukaimu
- Aku adalah cinta
- Yang berada dalam hatimu

Sakura sakura aitai yo
Iya da kimi ni ima sugu aitai yo
Daijoubu mou nakanaide
Watashi wa kaze
Anata o tsutsunde iru yo
- Sakura, aku ingin berjumpa dengan bunga sakura
- Bukan, kamulah yang ingin kujumpai sekarang
- Tidak apa-apa, jangan menangis
- Aku adalah sang angin
- Yang terus berhembus ke arahmu 

Sakura sakura aitai yo
Iya da kimi ni ima sugu aitai yo
Arigatou zutto daisuki
Watashi wa hoshi
Anata o mimamori tsudzukeru
- Sakura, aku ingin berjumpa dengan bunga sakura
- Bukan, kamulah yang ingin kujumpai sekarang
- Terima kasih, aku selalu menyukaimu
- Aku adalah sang bintang
- Yang terus memperhatikanmu

Anata ni deaete yokatta
Hontou ni hontou ni yokatta
Hontou ni hontou ni yokatta
- Syukurlah aku bertemu denganmu
- Aku sungguh-sungguh bersyukur
- Aku sungguh-sungguh bersyukur


Diterjemahkan oleh Miichan

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

surat

Entah sejak kapan saya senang menulis surat, tetapi baru saja kemarin --selepas tiga hari Summer Camp mendampingi anak-anak SMP dan saya menulis surat untuk keempatnya-- saya dikomentari oleh teman sekamar saya bahwa tulisan saya panjang sekali. Kesenangan saya menulis surat ini setidaknya sudah ada sejak SMA (mungkin SMP, tapi saya tidak punya pertinggal konkretnya) . Di tahun 2018, saya menulis enam halaman dengan di antaranya sebagai berikut: Biasanya saya menulis tanpa mengharap kembali, sebab kala saya baca-baca lagi, jelas sekali versi utuh dari surat di atas merupakan bentuk pernyataan perasaan yang saat itu hanya memperoleh jawab "terima kasih"--tapi begitu pun saya sudah senang. Namun, kisah tulis-menulis surat yang sepele ini pada akhirnya mengubah hidup saya karena lewat cara inilah kisah kasih saya --yang berakhir di pelaminan-- dimulai. Sayangnya saya tidak punya arsip guratan diksi saya kala itu untuk (yang kini) suami saya. Akan tetapi, saya ingat b...

tidak mau menjadi kuat

Aku tidak pernah minta pada-Nya untuk dikuatkan. Aku tidak mau. Aku takut. Hal sebesar, sesulit apa yang akan Dia beri sampai-sampai aku harus "kuat"? Membayangkannya membuatku merinding, jadi doa seperti itu tidak pernah kupanjatkan.  Aku tidak mau dikuatkan; aku maunya dimudahkan, digampangkan, diringankan. Setidaknya begitulah sepanjang 2025, lantas begitu pulalah 2025 rasanya berlalu. Seolah lancar sekali ( alhamdulillah ), jadi kukira tahun ini pun tanganku akan menengadah untuk permintaan serupa. Sebenarnya hingga awal bulan ketiga ini, masih begitu adanya. Apalagi dengan merebaknya berita kemenangan Alysa Liu dalam nomor tunggal putri figure skating , kisahnya dibingkai media menjadi " she released the pressure, reclaimed her joy and turned it into Olympic gold ".  Tuh kan? batinku seolah bersorak, berbisik demikian. Aku juga ingin berhasil tanpa perlu menjadi kuat karena menahan beban berat. Tidak mau menjadi kuat dengan meromantisasi tangis dan ker...

kenapa "mengutarakan" dan bukan "menyelatankan"/"membaratkan"/"menimurkan"

Sebenarnya saya sudah mulai menulis ini sejak nangkring di Tomoro sore tadi. Saya tengah menyusun sebuah terms of reference dan menggunakan istilah "mengutarakan", lalu otak yang gampang terdistraksi ini jadi bertanya-tanya, "Kenapa 'mengutarakan', ya? Ada apa dengan utara ? Kenapa bukan selatan, barat, atau timur? Apakah ini bentuk pilih kasih pada arah mata angin? " Saya jadi browsing sana-sini dan berbincang ini-itu dengan Gemini. Kalau sudah kepo memang gemas sekali rasanya. Lantas, mengutip jawaban AI (jika dan hanya jika Saudara percaya pada AI), "utara" dalam bahasa Indonesia diserap dari "uttara" bahasa Sansekerta. "Uttara" sendiri dimaknai macam-macam: "permukaan", "jawaban", bahkan "lebih tinggi". Makanya, saat mengutarakan sesuatu, artinya kita sedang "membawa sesuatu ke permukaan " atau "menyampaikan sebuah jawaban " atau "membawa pernyataan ke tempat lebih t...