Langsung ke konten utama

October, Right Here, Daylight

The Doraemons

Semuanya rata-rata sudah tahu doraemon kan?

Si robot biru ini memiliki 6 teman. Mereka dulu satu sekolah di sekolah robot. Nama mereka bertujuh adalah The Doraemons. Sekarang, Miyoko akan memperkenalkan mereka satu persatu.


1) Doraemon   

Nama dalam bahasa Jepang = Doraemon ドラえもん

Asal negara = Jepang

Warna = Kuning (saat di sekolah robot) dan biru (sekarang)

Kemampuan = Kepala batu

Kelemahan = Takut tikus dan ceroboh

Makanan kesukaan = Dorayaki

Hubungan istimewa = Mi-Chan

Letak alat ajaib = Kantong 4 dimensi

  •       Doraemon punya adik bernama Dorami. Berbeda dengannya, Dorami adalah robot yang rajin dan murid teladan ke dua di sekolah robot setelah Wang Dora.
  •     Saat di sekolah robot, Doraemon berwarna kuning dan memiliki telinga
  •     Sering pacaran dengan Mi-Chan di atas genting sambil bernyanyi bersama
  •     Tidak seperti teman-temannya, dia tidak memakai outfit.

2) Dorarinyo 

Nama dalam bahasa Jepang : Dora Rinyo ドラリーニョ (Bahasa Inggris : Dora Rinho)

Asal negara : Brazil

Warna : Hijau muda

Kemampuan : Ahli sepak bola

Kelemahan : Pelupa

Makanan kesukaan : Dorayaki plus Saus Tabasco

Hubungan Istimewa : Tidak diketahui

Letak alat ajaib : Diambil oleh pasukan minidora

    Kalau Doraemon bersama Nobita, ia bersama Nobinyo
    Dia selalu terlambat melakukan sesuatu
    Selalu membawa minidora kemana-mana dengan alasan agar bisa menggunakan alat ajaib kapan saja (alasan sebenarnya agar bisa bermain sepak bola dimana-mana)

3)  El Matadora   

Nama dalam bahasa Jepang : エル・マタドーラ Eru Matadora

Asal negara : Spanyol

Warna : Merah

Kemampuan : Sangat kuat, dapat berubah menjadi dora superhero, dan ahli matador

Kelemahan : Selalu tidur siang dan terkadang bodoh

Makanan kesukaan : Apa saja yang dijual di tokonya

Hubungan istimewa : Carmen

Letak alat ajaib : Kantong 4 dimensi

  •     Bekerja sebagai pelayan di Toko Gyudon, Spanyol
  •     Yang tahu bahwa ia menjadi dora superhero hanya ke-6 sahabatnya dan Nobita serta Carmen
  •     Ia adalah seorang playboy (sepertinya)

4) Doranichov  

Nama dalam bahasa Jepang : Doranikofu ドラニコフ

Asal negara : Rusia

Warna : Abu-abu

Kemampuan : Bisa menjadi serigala dan menyemburkan api apabila memakai tabasco

Kelemahan : Tak bisa bicara

Makanan kesukaan : Tak diketahui

Hubungan istimewa : Nina

Letak alat ajaib : Scarf 4 dimensi

  •     Dia akan berubah menjadi serigala ketika melihat benda bulat
  •     Hanya bisa mengaum seperti serigala
  •     Pacarnya bukan seekor kucing, begitu pula dengan El Matadora
  •     Dia Dora yang paling tidak ekspresif
  •     Kemungkinan ia adalah dora yang terpintar kedua setelah Wang Dora
  •     Jarang berbuat bodoh yang pertama

5) Wang Dora 

Nama dalam bahasa Jepang : Wan Dora 王ドラ

Asal negara : China

Warna : Oranye

Kemampuan : Cerdas, ahli kungfu, ahli hukum, penemu obat

Kelemahan : Lemah terhadap wanita cantik

Makanan kesukaan : Dorayaki plus rayu

Hubungan istimewa : Mimiko

Letak alat ajaib : Lengan baju 4 dimensi

  •     Ia yang paling pintar
  •     Jarang berbuat bodoh yang ke dua
  •     Memiliki kumis 4 pasang, padahal temannya yang lain hanya 3 pasang

6) Doramed Generasi ke-3 (Doramed) 

Nama dalam bahasa Jepang : Dorameddo San Sei Generation  ドラメッドⅢ世

Asal negara : Asia barat

Warna : Hijau tua

Kemampuan : Ahli sihir dan dapat menjadi raksasa

Kelemahan : Takut air dan gampang marah

Makanan kesukaan : Dorayaki plus freeze dry

Hubungan istimewa : Tidak diketahui

Letak alat ajaib : Lampu jin 4 dimensi

  •     Kumisnya adalah kumis yang paling unik di The Doraemons
  •     Satu-satunya dora yang takut air
  •     Semakin ia marah, semakin ia menjadi raksasa yang besar

7) Dora The Kid

Nama dalam bahasa Jepang :  Dora Za Kiddo ドラ・ザ・キッド

Asal negara : Amerika Barat

Warna : Kuning

Kemampuan : Sangat pandai menembak

Kelemahan : Takut ketinggian dan keras kepala

Makanan kesukaan : Dorayaki plus mustard

Hubungan istimewa : Dorami

Letak alat ajaib : Topi 4 dimensi

  •     Bekerja sebagai sheriff di Amerika Barat
  •     Sering dipanggil Kid oleh The Doraemons
  •     Memanggil Dorami dengan sebutan si cerewet dan Dorami memanggilnya Tuan Tak Berperasaan
  •     Dora yang paling hyper-aktif
  •     Dora yang terpintar ke-3
  •     Dora yang paling sering bertengkar, terutama dengan El Matadora
  •     Kalau tidak pakai baju, bentuknya mirip dengan Doraemon yang masih di sekolah robot

Nah, 7 dora-dora sudah diperkenalkan. Kapan-kapan, Miyoko akan posting tentang teater 7 dora-dora..

Komentar

  1. I like The DOraemons, terutama Dora The Kid dengan tembakannya yang secepat kilat!!! ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau Miyoko sukanya Wang Dora dan Dorarinyo.. :)

      Hapus
  2. Aku suka semuanya, tapi nggak begitu suka Doranichov dan Doramed ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Fufufu~ Habisnya mereka semua sama kerennya ya! (atau imut?)

      Hapus
  3. Balasan
    1. The Doraemons memang keren, ya ^^ Terima kasih telah membaca dan berkomentar! ^^

      Hapus
  4. Aku suka matadora... tingkah playboynya lucu banget ... nyanjung cewek cantik
    Dengan kata "Señorita" artinya cantik.... gak jeran dia gak populer karena sifatnya ini di kalangan cewek... cuma kalangan tikus aja....walau dia udah ada pacar ( Carmen namanya) tetap aja perangai playboy, egois dan kasarnya gak berubah... ( untung carmennya gak tau ... kalo iya habislah matadora di tangan bosnya atas perangai playboynya ini....) dan ia juga benci ular dan paling palak dengan yang namanya banci atau pria yang berdandan spt cewek...��������eit, tapi dia tetap ada rasa kasih sayang lo... liat aja comicnya yang bagian Lahirnya Minidora , saat matadora melahirkan Minidora( Matadora ukuran kecil)...dont judge book by its cover only...������

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setujuu! Kadang-kadang tingkah Matadora juga menggelitik perut Miichan, makanya Miichan suka Matadora ^^

      Terima kasih atas kunjungannya ^^

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

surat

Entah sejak kapan saya senang menulis surat, tetapi baru saja kemarin --selepas tiga hari Summer Camp mendampingi anak-anak SMP dan saya menulis surat untuk keempatnya-- saya dikomentari oleh teman sekamar saya bahwa tulisan saya panjang sekali. Kesenangan saya menulis surat ini setidaknya sudah ada sejak SMA (mungkin SMP, tapi saya tidak punya pertinggal konkretnya) . Di tahun 2018, saya menulis enam halaman dengan di antaranya sebagai berikut: Biasanya saya menulis tanpa mengharap kembali, sebab kala saya baca-baca lagi, jelas sekali versi utuh dari surat di atas merupakan bentuk pernyataan perasaan yang saat itu hanya memperoleh jawab "terima kasih"--tapi begitu pun saya sudah senang. Namun, kisah tulis-menulis surat yang sepele ini pada akhirnya mengubah hidup saya karena lewat cara inilah kisah kasih saya --yang berakhir di pelaminan-- dimulai. Sayangnya saya tidak punya arsip guratan diksi saya kala itu untuk (yang kini) suami saya. Akan tetapi, saya ingat b...

tidak mau menjadi kuat

Aku tidak pernah minta pada-Nya untuk dikuatkan. Aku tidak mau. Aku takut. Hal sebesar, sesulit apa yang akan Dia beri sampai-sampai aku harus "kuat"? Membayangkannya membuatku merinding, jadi doa seperti itu tidak pernah kupanjatkan.  Aku tidak mau dikuatkan; aku maunya dimudahkan, digampangkan, diringankan. Setidaknya begitulah sepanjang 2025, lantas begitu pulalah 2025 rasanya berlalu. Seolah lancar sekali ( alhamdulillah ), jadi kukira tahun ini pun tanganku akan menengadah untuk permintaan serupa. Sebenarnya hingga awal bulan ketiga ini, masih begitu adanya. Apalagi dengan merebaknya berita kemenangan Alysa Liu dalam nomor tunggal putri figure skating , kisahnya dibingkai media menjadi " she released the pressure, reclaimed her joy and turned it into Olympic gold ".  Tuh kan? batinku seolah bersorak, berbisik demikian. Aku juga ingin berhasil tanpa perlu menjadi kuat karena menahan beban berat. Tidak mau menjadi kuat dengan meromantisasi tangis dan ker...

kenapa "mengutarakan" dan bukan "menyelatankan"/"membaratkan"/"menimurkan"

Sebenarnya saya sudah mulai menulis ini sejak nangkring di Tomoro sore tadi. Saya tengah menyusun sebuah terms of reference dan menggunakan istilah "mengutarakan", lalu otak yang gampang terdistraksi ini jadi bertanya-tanya, "Kenapa 'mengutarakan', ya? Ada apa dengan utara ? Kenapa bukan selatan, barat, atau timur? Apakah ini bentuk pilih kasih pada arah mata angin? " Saya jadi browsing sana-sini dan berbincang ini-itu dengan Gemini. Kalau sudah kepo memang gemas sekali rasanya. Lantas, mengutip jawaban AI (jika dan hanya jika Saudara percaya pada AI), "utara" dalam bahasa Indonesia diserap dari "uttara" bahasa Sansekerta. "Uttara" sendiri dimaknai macam-macam: "permukaan", "jawaban", bahkan "lebih tinggi". Makanya, saat mengutarakan sesuatu, artinya kita sedang "membawa sesuatu ke permukaan " atau "menyampaikan sebuah jawaban " atau "membawa pernyataan ke tempat lebih t...