Langsung ke konten utama

kok

The Doraemons

Semuanya rata-rata sudah tahu doraemon kan?

Si robot biru ini memiliki 6 teman. Mereka dulu satu sekolah di sekolah robot. Nama mereka bertujuh adalah The Doraemons. Sekarang, Miyoko akan memperkenalkan mereka satu persatu.


1) Doraemon   

Nama dalam bahasa Jepang = Doraemon ドラえもん

Asal negara = Jepang

Warna = Kuning (saat di sekolah robot) dan biru (sekarang)

Kemampuan = Kepala batu

Kelemahan = Takut tikus dan ceroboh

Makanan kesukaan = Dorayaki

Hubungan istimewa = Mi-Chan

Letak alat ajaib = Kantong 4 dimensi

  •       Doraemon punya adik bernama Dorami. Berbeda dengannya, Dorami adalah robot yang rajin dan murid teladan ke dua di sekolah robot setelah Wang Dora.
  •     Saat di sekolah robot, Doraemon berwarna kuning dan memiliki telinga
  •     Sering pacaran dengan Mi-Chan di atas genting sambil bernyanyi bersama
  •     Tidak seperti teman-temannya, dia tidak memakai outfit.

2) Dorarinyo 

Nama dalam bahasa Jepang : Dora Rinyo ドラリーニョ (Bahasa Inggris : Dora Rinho)

Asal negara : Brazil

Warna : Hijau muda

Kemampuan : Ahli sepak bola

Kelemahan : Pelupa

Makanan kesukaan : Dorayaki plus Saus Tabasco

Hubungan Istimewa : Tidak diketahui

Letak alat ajaib : Diambil oleh pasukan minidora

    Kalau Doraemon bersama Nobita, ia bersama Nobinyo
    Dia selalu terlambat melakukan sesuatu
    Selalu membawa minidora kemana-mana dengan alasan agar bisa menggunakan alat ajaib kapan saja (alasan sebenarnya agar bisa bermain sepak bola dimana-mana)

3)  El Matadora   

Nama dalam bahasa Jepang : エル・マタドーラ Eru Matadora

Asal negara : Spanyol

Warna : Merah

Kemampuan : Sangat kuat, dapat berubah menjadi dora superhero, dan ahli matador

Kelemahan : Selalu tidur siang dan terkadang bodoh

Makanan kesukaan : Apa saja yang dijual di tokonya

Hubungan istimewa : Carmen

Letak alat ajaib : Kantong 4 dimensi

  •     Bekerja sebagai pelayan di Toko Gyudon, Spanyol
  •     Yang tahu bahwa ia menjadi dora superhero hanya ke-6 sahabatnya dan Nobita serta Carmen
  •     Ia adalah seorang playboy (sepertinya)

4) Doranichov  

Nama dalam bahasa Jepang : Doranikofu ドラニコフ

Asal negara : Rusia

Warna : Abu-abu

Kemampuan : Bisa menjadi serigala dan menyemburkan api apabila memakai tabasco

Kelemahan : Tak bisa bicara

Makanan kesukaan : Tak diketahui

Hubungan istimewa : Nina

Letak alat ajaib : Scarf 4 dimensi

  •     Dia akan berubah menjadi serigala ketika melihat benda bulat
  •     Hanya bisa mengaum seperti serigala
  •     Pacarnya bukan seekor kucing, begitu pula dengan El Matadora
  •     Dia Dora yang paling tidak ekspresif
  •     Kemungkinan ia adalah dora yang terpintar kedua setelah Wang Dora
  •     Jarang berbuat bodoh yang pertama

5) Wang Dora 

Nama dalam bahasa Jepang : Wan Dora 王ドラ

Asal negara : China

Warna : Oranye

Kemampuan : Cerdas, ahli kungfu, ahli hukum, penemu obat

Kelemahan : Lemah terhadap wanita cantik

Makanan kesukaan : Dorayaki plus rayu

Hubungan istimewa : Mimiko

Letak alat ajaib : Lengan baju 4 dimensi

  •     Ia yang paling pintar
  •     Jarang berbuat bodoh yang ke dua
  •     Memiliki kumis 4 pasang, padahal temannya yang lain hanya 3 pasang

6) Doramed Generasi ke-3 (Doramed) 

Nama dalam bahasa Jepang : Dorameddo San Sei Generation  ドラメッドⅢ世

Asal negara : Asia barat

Warna : Hijau tua

Kemampuan : Ahli sihir dan dapat menjadi raksasa

Kelemahan : Takut air dan gampang marah

Makanan kesukaan : Dorayaki plus freeze dry

Hubungan istimewa : Tidak diketahui

Letak alat ajaib : Lampu jin 4 dimensi

  •     Kumisnya adalah kumis yang paling unik di The Doraemons
  •     Satu-satunya dora yang takut air
  •     Semakin ia marah, semakin ia menjadi raksasa yang besar

7) Dora The Kid

Nama dalam bahasa Jepang :  Dora Za Kiddo ドラ・ザ・キッド

Asal negara : Amerika Barat

Warna : Kuning

Kemampuan : Sangat pandai menembak

Kelemahan : Takut ketinggian dan keras kepala

Makanan kesukaan : Dorayaki plus mustard

Hubungan istimewa : Dorami

Letak alat ajaib : Topi 4 dimensi

  •     Bekerja sebagai sheriff di Amerika Barat
  •     Sering dipanggil Kid oleh The Doraemons
  •     Memanggil Dorami dengan sebutan si cerewet dan Dorami memanggilnya Tuan Tak Berperasaan
  •     Dora yang paling hyper-aktif
  •     Dora yang terpintar ke-3
  •     Dora yang paling sering bertengkar, terutama dengan El Matadora
  •     Kalau tidak pakai baju, bentuknya mirip dengan Doraemon yang masih di sekolah robot

Nah, 7 dora-dora sudah diperkenalkan. Kapan-kapan, Miyoko akan posting tentang teater 7 dora-dora..

Komentar

  1. I like The DOraemons, terutama Dora The Kid dengan tembakannya yang secepat kilat!!! ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau Miyoko sukanya Wang Dora dan Dorarinyo.. :)

      Hapus
  2. Aku suka semuanya, tapi nggak begitu suka Doranichov dan Doramed ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Fufufu~ Habisnya mereka semua sama kerennya ya! (atau imut?)

      Hapus
  3. Balasan
    1. The Doraemons memang keren, ya ^^ Terima kasih telah membaca dan berkomentar! ^^

      Hapus
  4. Aku suka matadora... tingkah playboynya lucu banget ... nyanjung cewek cantik
    Dengan kata "Señorita" artinya cantik.... gak jeran dia gak populer karena sifatnya ini di kalangan cewek... cuma kalangan tikus aja....walau dia udah ada pacar ( Carmen namanya) tetap aja perangai playboy, egois dan kasarnya gak berubah... ( untung carmennya gak tau ... kalo iya habislah matadora di tangan bosnya atas perangai playboynya ini....) dan ia juga benci ular dan paling palak dengan yang namanya banci atau pria yang berdandan spt cewek...��������eit, tapi dia tetap ada rasa kasih sayang lo... liat aja comicnya yang bagian Lahirnya Minidora , saat matadora melahirkan Minidora( Matadora ukuran kecil)...dont judge book by its cover only...������

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setujuu! Kadang-kadang tingkah Matadora juga menggelitik perut Miichan, makanya Miichan suka Matadora ^^

      Terima kasih atas kunjungannya ^^

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

tidak mau menjadi kuat

Aku tidak pernah minta pada-Nya untuk dikuatkan. Aku tidak mau. Aku takut. Hal sebesar, sesulit apa yang akan Dia beri sampai-sampai aku harus "kuat"? Membayangkannya membuatku merinding, jadi doa seperti itu tidak pernah kupanjatkan.  Aku tidak mau dikuatkan; aku maunya dimudahkan, digampangkan, diringankan. Setidaknya begitulah sepanjang 2025, lantas begitu pulalah 2025 rasanya berlalu. Seolah lancar sekali ( alhamdulillah ), jadi kukira tahun ini pun tanganku akan menengadah untuk permintaan serupa. Sebenarnya hingga awal bulan ketiga ini, masih begitu adanya. Apalagi dengan merebaknya berita kemenangan Alysa Liu dalam nomor tunggal putri figure skating , kisahnya dibingkai media menjadi " she released the pressure, reclaimed her joy and turned it into Olympic gold ".  Tuh kan? batinku seolah bersorak, berbisik demikian. Aku juga ingin berhasil tanpa perlu menjadi kuat karena menahan beban berat. Tidak mau menjadi kuat dengan meromantisasi tangis dan ker...

soal menerima

Sepertinya tidak ada satu jua ketakutan saat pertama aku bertandang ke sana. Tidak di kali kedua, pun kali ketiga. Namun, di kali keempat, entah mengapa aku merasa sangat khawatir, sangat berbeda, sangat tidak pada tempatnya; merenungkan kembali rencana jangka panjang untuk menetap di sini--yang sebenarnya sangat sulit untuk dibatalkan. Kunjungan keempat itu sederhana. Aku hanya mengitari Tokyo--tidak; di samping keharusanku bergerak ke luar menemui satu dua orang, akhirnya aku lebih banyak berdiam di apartemen yang kusewa; mencoba resep makanan ini itu di dapur yang dari kulkas hingga kompor, pemanggang, dan sederet mesin lainnya kukuasai seorang diri selama dua minggu itu. Di hari ke-sekian ( aku lupa ), kebetulan tidak ada pekerjaan khusus yang perlu kulakukan, dan tubuhku yang terlalu lama mendekam dalam ruangan itu merasa gerah ( padahal saat itu musim dingin ). Kakiku lantas bergerak tidak tentu arah, pokoknya ke perpustakaan yang sepertinya bagus. Oh, betapa aku su...

before i knew it, my hair had gotten long

Tokyo, November 21, 2025. --- いつのまにか髪が長くなった いつのまにか、涙がこぼれた It’s seven degrees Celsius at 1 AM. I was looking at myself in the mirror an hour ago, finally realizing my hair had gotten long. The hair that usually stays hidden behind my hijab. The hair that is usually held up by claw clips all day. So when I finally let it down, washed it, and let it hang straight, it looked so long—the longest it has been in the last six years. But oh, how fast the night changes. I, who was so happy to see my long hair return, was weeping while listening to a song I discovered at the office yesterday. I couldn't shed a tear back then; how could I explain my sudden breakdown to four colleagues I only met two weeks ago? Ha, recently, I haven't even been able to cry in front of my significant other of six years. It is what it is. When I finally found myself alone—a space to breathe and a time to pause—I felt my past self crawling out from deep within, complete with her dissatisfaction, insecurity, an...