Langsung ke konten utama

October, Right Here, Daylight

Urutan Personil SNSD vokal terbaik dan lagu terbagus

Kon'nichiwa semua.. Miyoko hadir kembali. Kalau urutan personil SNSD tercantik sudah, sekarang Miyoko akan menulis tentang urutan personil SNSD vokal terbaik ditambah sebuah bonus, yaitu 5 lagu terbagus dari SNSD.

Vokal terbaik :
1) TaeYeon
     Udah pasti. Namanya juga ketua vokal ke-1..
2) Jessica
     Suaranya tinggi dan bagus..
3) Tiffany
     Suaranya kadang-kadang lari dari nada, tapi masih bagus..


4) Yuri
     Suaranya lebih bagus dari SeoHyun yang ketua vocal ke-3, tapi kalah sama si ketua vocal ke-4..
5) SeoHyun
     Suaranya bagus, namun kalau lima besar ia menjadi urutan paling akhir..
6) Sunny
     Suaranya bagus, tapi ga bisa dikategorikan sebagai lima besar.
7) HyoYeon
     Kualitas suaranya saingan sama Sunny, cuma tetap aja Hyoyeon kalah. Tapi suaranya bagus, hanya saja kalau diperhatikan, bagiannya sedikit.
8) YoonA
     Suaranya bagus, tapi kalau dibanding sama personil yang lain tidak terlalu bagus. Bagiannya juga sedikit.
9) SooYoung
     Suaranya bagus, hanya saja kalah sama ke-8 saudara-saudaranya yang cantik-cantik itu..

Ini semua versi Miyoko, jadi yang ga setuju jangan marah. Dan di bawah ini lagu kesukaan Miyoko :

1) Complete
     Lagunya slow dan bagus banget..
2) Merry Go Round
     Menurut Miyoko, lagunya ini nadanya riang dan menyenangkan, jadi membuat fresh.
3) Echo
     Lagunya membuat kita enjoy.
4) Genie
     Awalnya Miyoko nggak suka, tapi beberapa hari yang lalu Miyoko baru tahu, ternyata lagu ini bagus!
5) Into The New World
     Lagunya membuat kita senang. Miyoko ketularan sama teman Miyoko yang juga suka lagu ini..

Oke deh.. Kalau nggak setuju, jangan marah karena menurut semua orang kan pasti beda.. Sudah ya, kapan-kapan Miyoko posting lagi..


Komentar

  1. Qu tetep dund suka sama TaeYoon Eonnie :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mii-chan juga paling suka sama Taeyeon Eonnie ;D

      Hapus
  2. Balasan
    1. Namanya juga seorang "Kwon Yuri".. Hahahaha :D

      Hapus
  3. Taeyeon Unnie...suaranya bagus dan aku setuju lagunya Miichan yang Complete...aku suka banget!Tapi kalau menurut aku yang kedua itu dear mom

    BalasHapus
    Balasan
    1. Taeyeon memang dari awal debut SNSD juga suaranya yang bagus sudah menonjol sampai sekarang, terbukti bahwa bagian nyanyinya (biasanya) lebih banyak dari yang lain :D Miichan juga suka lagu Dear Mom, tapi pada saat membuat artikel ini, Miichan belum mendengar lagu Dear Mom :D

      Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar (^^)/

      Hapus
  4. Aku yoona aja, dia punya aura kayak acchan #gakNyambung

    Kalau lagu aku sih sukanya baby baby, asik aja bawaannya.

    Salam kenal...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aura? 'o'

      Miichan juga suka lagu Baby Baby, tapi akhir-akhir ini sukanya Time Machine karena nada dan maknanya yang bagus :D

      Terima kasih sudah berkunjung & berkomentar. Salam kenal juga! ^^

      Hapus
  5. Klo aku suka yoona,klo dalam suara aku sukanya tiffany taeyeon sama Jessica

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yoona emang banyak yang suka, Miichan juga (^^) Kalau segi suara, ketiga orang itu termasuk yang ditonjolkan juga (^^)

      Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya (^^)

      Hapus
  6. Ok Tiffany donk hehehe cantik dan suaranya juga bagus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar, apalagi dia punya eyesmile. Setiap perform, biasanya Tiffany yang tampak paling ceria ^^

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

surat

Entah sejak kapan saya senang menulis surat, tetapi baru saja kemarin --selepas tiga hari Summer Camp mendampingi anak-anak SMP dan saya menulis surat untuk keempatnya-- saya dikomentari oleh teman sekamar saya bahwa tulisan saya panjang sekali. Kesenangan saya menulis surat ini setidaknya sudah ada sejak SMA (mungkin SMP, tapi saya tidak punya pertinggal konkretnya) . Di tahun 2018, saya menulis enam halaman dengan di antaranya sebagai berikut: Biasanya saya menulis tanpa mengharap kembali, sebab kala saya baca-baca lagi, jelas sekali versi utuh dari surat di atas merupakan bentuk pernyataan perasaan yang saat itu hanya memperoleh jawab "terima kasih"--tapi begitu pun saya sudah senang. Namun, kisah tulis-menulis surat yang sepele ini pada akhirnya mengubah hidup saya karena lewat cara inilah kisah kasih saya --yang berakhir di pelaminan-- dimulai. Sayangnya saya tidak punya arsip guratan diksi saya kala itu untuk (yang kini) suami saya. Akan tetapi, saya ingat b...

tidak mau menjadi kuat

Aku tidak pernah minta pada-Nya untuk dikuatkan. Aku tidak mau. Aku takut. Hal sebesar, sesulit apa yang akan Dia beri sampai-sampai aku harus "kuat"? Membayangkannya membuatku merinding, jadi doa seperti itu tidak pernah kupanjatkan.  Aku tidak mau dikuatkan; aku maunya dimudahkan, digampangkan, diringankan. Setidaknya begitulah sepanjang 2025, lantas begitu pulalah 2025 rasanya berlalu. Seolah lancar sekali ( alhamdulillah ), jadi kukira tahun ini pun tanganku akan menengadah untuk permintaan serupa. Sebenarnya hingga awal bulan ketiga ini, masih begitu adanya. Apalagi dengan merebaknya berita kemenangan Alysa Liu dalam nomor tunggal putri figure skating , kisahnya dibingkai media menjadi " she released the pressure, reclaimed her joy and turned it into Olympic gold ".  Tuh kan? batinku seolah bersorak, berbisik demikian. Aku juga ingin berhasil tanpa perlu menjadi kuat karena menahan beban berat. Tidak mau menjadi kuat dengan meromantisasi tangis dan ker...

kenapa "mengutarakan" dan bukan "menyelatankan"/"membaratkan"/"menimurkan"

Sebenarnya saya sudah mulai menulis ini sejak nangkring di Tomoro sore tadi. Saya tengah menyusun sebuah terms of reference dan menggunakan istilah "mengutarakan", lalu otak yang gampang terdistraksi ini jadi bertanya-tanya, "Kenapa 'mengutarakan', ya? Ada apa dengan utara ? Kenapa bukan selatan, barat, atau timur? Apakah ini bentuk pilih kasih pada arah mata angin? " Saya jadi browsing sana-sini dan berbincang ini-itu dengan Gemini. Kalau sudah kepo memang gemas sekali rasanya. Lantas, mengutip jawaban AI (jika dan hanya jika Saudara percaya pada AI), "utara" dalam bahasa Indonesia diserap dari "uttara" bahasa Sansekerta. "Uttara" sendiri dimaknai macam-macam: "permukaan", "jawaban", bahkan "lebih tinggi". Makanya, saat mengutarakan sesuatu, artinya kita sedang "membawa sesuatu ke permukaan " atau "menyampaikan sebuah jawaban " atau "membawa pernyataan ke tempat lebih t...