- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Entah berapa banyak syukur perlu saya haturkan untuk kemudahan berbincang dengan Teh Diyah. Orang bilang psikolog tak ubahnya jodoh–cocok-cocokan; tapi dari semua psikolog yang saya rasa cocok-cocok saja , Teh Diyah adalah yang paling cocok. Saya sampai sering berpikir, "Emang boleh tidak merogoh kocek begini?" (red: tidak berbayar karena merupakan hak konselor sebaya di Ruang Curhat). Lantas, dari dialog kemarin malam yang baru saya ajukan sehari sebelumnya ( aduhai, psikolog mana lagi, ya, yang reservasinya boleh secepat itu, se-H-1 itu... ), yang paling berkesan adalah kala beliau berujar, “Kalau Zahra ketemu kelebihan Zahra yang lain, atau bahkan akhirnya punya kelebihan baru, siap-siap juga punya kekurangan baru sebagai konsekuensinya, yaa.” Harusnya saya tidak kaget. Diingat-ingat, saat masa-masa wawancara kerja, saya menjawab pertanyaan kelebihan dan kekurangan dengan menyebutkan tiga sifat saya, yang dari setiap sifat tersebut lahir kelebihan bersamaan ...