Langsung ke konten utama

tidak mau menjadi kuat

Review Seminar “Pendidikan Karakter Muttaqin di Masa Covid-19”

Tugas ini ditulis untuk mata kuliah KU2061-19 Agama dan Etika Islam Zahra Annisa Fitri (15419031). 

Menurut al-Qur’an, karakter muttaqin ditunjukkan dengan sejumlah tindakan, di antaranya beriman kepada yang ghaib, mendirikan shalat, menafkahkan sebagian rezeki yang telah dianugerahkan, serta mengimani al-Qur’an dan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya. Mereka itulah orang-orang yang beruntung dan tetap mendapat petunjuk dari Allah.

Dalam pendidikan, salah satu hal yang mesti ditekankan adalah karakter yang baik, termasuk karakter muttaqin. Karakter muttaqin dapat semakin dikuatkan melalui pemaknaan yang tepat terhadap situasi saat ini, yaitu situasi Covid-19. Covid-19 sendiri disebabkan oleh Coronavirus. Coronavirus, sebagai makhluk Allah, seharusnya membuat masyarakat dunia sadar akan kebesaran Allah.

Terdapat banyak dampak akibat kehadiran virus ini, baik banyaknya korban berjatuhan hingga merosotnya kondisi sosioekonomi sebuah negara. Hal ini menjadi tantangan bagi semua orang, termasuk orang-orang yang beriman.

Namun, situasi seperti ini sebenarnya telah diberitahukan dalam al-Qur’an. Manusia memang akan diuji dengan cobaan selama hidup di dunia, baik melalui ketakutan, kelaparan, dan kekurangan harta. Yang dapat kita lakukan, khususnya sebagai mukmin yang berkarakter muttaqin, adalah melakukan ikhtiar terbaik dan bertawakal. Kembali disebutkan pula dalam al-Qur’an bahwa setelah saat-saat sulit tersebut, akan ada berita gembira bagi orang-orang yang sabar melaluinya.

Ada lima hal yang dapat menjadi contoh konkret untuk mewujudkan karakter muttaqin dalam situasi pandemi ini. Pertama, tetap merajut silaturahmi. Kedua, tetap bersedekah meskipun sedang kesulitan. Ketiga, tetap berbagi dan memaknai aktivitas berbagi tersebut. Keempat, bagi orang tua, tidak lupa mendidik anak, salah satu caranya dengan melakukan hal serupa sehingga dapat diteladani. Terakhir, terus mengkaji al-Qur’an sebagai pedoman dan bimbingan hidup.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

tidak mau menjadi kuat

Aku tidak pernah minta pada-Nya untuk dikuatkan. Aku tidak mau. Aku takut. Hal sebesar, sesulit apa yang akan Dia beri sampai-sampai aku harus "kuat"? Membayangkannya membuatku merinding, jadi doa seperti itu tidak pernah kupanjatkan.  Aku tidak mau dikuatkan; aku maunya dimudahkan, digampangkan, diringankan. Setidaknya begitulah sepanjang 2025, lantas begitu pulalah 2025 rasanya berlalu. Seolah lancar sekali ( alhamdulillah ), jadi kukira tahun ini pun tanganku akan menengadah untuk permintaan serupa. Sebenarnya hingga awal bulan ketiga ini, masih begitu adanya. Apalagi dengan merebaknya berita kemenangan Alysa Liu dalam nomor tunggal putri figure skating , kisahnya dibingkai media menjadi " she released the pressure, reclaimed her joy and turned it into Olympic gold ".  Tuh kan? batinku seolah bersorak, berbisik demikian. Aku juga ingin berhasil tanpa perlu menjadi kuat karena menahan beban berat. Tidak mau menjadi kuat dengan meromantisasi tangis dan ker...

Download Digimon Adventure 01 (1 - 54 [END]) Subtitle Indonesia

Minna, ohayou! Kesempatan kali ini, Miichan ingin membagikan link   download  untuk anime   Digimon , tepatnya yang season  1, yaitu Digimon Adventure 01. Apa kalian pernah dengar? Mungkin untuk 'Digimon' keseluruhan ( yang mencakup 7 season ) kalian pernah mendengar atau malah menontonnya. Terlebih lagi Digimon Xros War ( Miichan kurang tahu itu season ke berapa ) saat ini tengah ditayangkan di Indosiar. (Baca juga yuk >>  Apa Itu Digimon? ) Tetapi, Digimon Adventure 01 adalah season paling pertama yang mungkin tidak begitu terkenal lagi sekarang. Meskipun begitu, setelah Miichan survei, banyak penyuka Digimon yang mengaku season inilah yang paling seru, bersama dengan Digimon Xros War. Dahulu, season ini juga ditayangkan di Indosiar. Sekitar 6 - 7 tahun yang lalu kalau tidak salah, saat Miichan masih kelas 2 - 3 SD '-' Menurut Miichan, rating  Digimon Adventure 01 ini K+. Genre nya adalah adventure , friendship , dan fantasy . Di Digimon Adve...

soal menerima

Sepertinya tidak ada satu jua ketakutan saat pertama aku bertandang ke sana. Tidak di kali kedua, pun kali ketiga. Namun, di kali keempat, entah mengapa aku merasa sangat khawatir, sangat berbeda, sangat tidak pada tempatnya; merenungkan kembali rencana jangka panjang untuk menetap di sini--yang sebenarnya sangat sulit untuk dibatalkan. Kunjungan keempat itu sederhana. Aku hanya mengitari Tokyo--tidak; di samping keharusanku bergerak ke luar menemui satu dua orang, akhirnya aku lebih banyak berdiam di apartemen yang kusewa; mencoba resep makanan ini itu di dapur yang dari kulkas hingga kompor, pemanggang, dan sederet mesin lainnya kukuasai seorang diri selama dua minggu itu. Di hari ke-sekian ( aku lupa ), kebetulan tidak ada pekerjaan khusus yang perlu kulakukan, dan tubuhku yang terlalu lama mendekam dalam ruangan itu merasa gerah ( padahal saat itu musim dingin ). Kakiku lantas bergerak tidak tentu arah, pokoknya ke perpustakaan yang sepertinya bagus. Oh, betapa aku su...