Langsung ke konten utama

tidak mau menjadi kuat

Reflections on Ied Al Fitr

On the joyous occasion of Idul Fitri, I had the pleasure of visiting my extended family, and what I encountered there left me deeply impressed. Amongst the elders of my family were some truly remarkable people, who had carved out illustrious careers as leading anesthesiologists in Medan, eminent lawyers, and distinguished lecturers. As I conversed with them, I realized two critical things that would shape my perspective towards my chosen profession.

Firstly, the sight of my extended family's accomplished professionals inspired me to become a force for positive change. It struck me that the professions they had chosen were not just "cool" but served as a catalyst for social and economic development, which motivated me to become a professional capable of benefiting society. 

I was reminded of a beautiful analogy that I once heard - just like the mighty oak tree that casts its shadow to protect and nourish those beneath its boughs, our profession must serve as a shelter, providing succor to those who seek our expertise. Our role in society must go beyond the boundaries of our offices, to impact the world positively.

Secondly, the influence of family heritage and legacy also caught my attention. I saw how many of my elder family members had children who had followed in their footsteps, with each generation passing on their valuable experiences, knowledge, and skills to the next. It struck me that this was indeed a privilege, as these children could benefit from the guidance and support of their parents and grandparents and inherit the lessons of success. The path to success would thus be smoother and easier.

However, not everyone has this advantage. For instance, my chosen field of regional and urban planning is not related to my parents' background or professions. Nonetheless, this can be viewed as an opportunity to create my own path and work hard to succeed. As Winston Churchill once said, "Success is not final, failure is not fatal: it is the courage to continue that counts." We should always strive to keep learning and growing, regardless of our backgrounds.

In conclusion, my visit to my extended family on Idul Fitri was a truly enriching experience. It taught me the importance of creating a profession that positively impacts society, and the advantages of having a family legacy in a particular field. I was reminded to view any obstacles as opportunities to create my own path to success, and to never lose sight of the values that guide us towards the light.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

tidak mau menjadi kuat

Aku tidak pernah minta pada-Nya untuk dikuatkan. Aku tidak mau. Aku takut. Hal sebesar, sesulit apa yang akan Dia beri sampai-sampai aku harus "kuat"? Membayangkannya membuatku merinding, jadi doa seperti itu tidak pernah kupanjatkan.  Aku tidak mau dikuatkan; aku maunya dimudahkan, digampangkan, diringankan. Setidaknya begitulah sepanjang 2025, lantas begitu pulalah 2025 rasanya berlalu. Seolah lancar sekali ( alhamdulillah ), jadi kukira tahun ini pun tanganku akan menengadah untuk permintaan serupa. Sebenarnya hingga awal bulan ketiga ini, masih begitu adanya. Apalagi dengan merebaknya berita kemenangan Alysa Liu dalam nomor tunggal putri figure skating , kisahnya dibingkai media menjadi " she released the pressure, reclaimed her joy and turned it into Olympic gold ".  Tuh kan? batinku seolah bersorak, berbisik demikian. Aku juga ingin berhasil tanpa perlu menjadi kuat karena menahan beban berat. Tidak mau menjadi kuat dengan meromantisasi tangis dan ker...

Download Digimon Adventure 01 (1 - 54 [END]) Subtitle Indonesia

Minna, ohayou! Kesempatan kali ini, Miichan ingin membagikan link   download  untuk anime   Digimon , tepatnya yang season  1, yaitu Digimon Adventure 01. Apa kalian pernah dengar? Mungkin untuk 'Digimon' keseluruhan ( yang mencakup 7 season ) kalian pernah mendengar atau malah menontonnya. Terlebih lagi Digimon Xros War ( Miichan kurang tahu itu season ke berapa ) saat ini tengah ditayangkan di Indosiar. (Baca juga yuk >>  Apa Itu Digimon? ) Tetapi, Digimon Adventure 01 adalah season paling pertama yang mungkin tidak begitu terkenal lagi sekarang. Meskipun begitu, setelah Miichan survei, banyak penyuka Digimon yang mengaku season inilah yang paling seru, bersama dengan Digimon Xros War. Dahulu, season ini juga ditayangkan di Indosiar. Sekitar 6 - 7 tahun yang lalu kalau tidak salah, saat Miichan masih kelas 2 - 3 SD '-' Menurut Miichan, rating  Digimon Adventure 01 ini K+. Genre nya adalah adventure , friendship , dan fantasy . Di Digimon Adve...

soal menerima

Sepertinya tidak ada satu jua ketakutan saat pertama aku bertandang ke sana. Tidak di kali kedua, pun kali ketiga. Namun, di kali keempat, entah mengapa aku merasa sangat khawatir, sangat berbeda, sangat tidak pada tempatnya; merenungkan kembali rencana jangka panjang untuk menetap di sini--yang sebenarnya sangat sulit untuk dibatalkan. Kunjungan keempat itu sederhana. Aku hanya mengitari Tokyo--tidak; di samping keharusanku bergerak ke luar menemui satu dua orang, akhirnya aku lebih banyak berdiam di apartemen yang kusewa; mencoba resep makanan ini itu di dapur yang dari kulkas hingga kompor, pemanggang, dan sederet mesin lainnya kukuasai seorang diri selama dua minggu itu. Di hari ke-sekian ( aku lupa ), kebetulan tidak ada pekerjaan khusus yang perlu kulakukan, dan tubuhku yang terlalu lama mendekam dalam ruangan itu merasa gerah ( padahal saat itu musim dingin ). Kakiku lantas bergerak tidak tentu arah, pokoknya ke perpustakaan yang sepertinya bagus. Oh, betapa aku su...