Langsung ke konten utama

October, Right Here, Daylight

Belajar Angka dalam Bahasa Jepang

Tanpa sadar nyaris pukul dua pagi, tapi seperti yang Mas Syarif bilang, "Mimpi itu bukan yang muncul pas kita tidur, tapi justru yang bikin kita rela buat gak tidur!"

Sebenarnya aku gak merasa sedang memperjuangkan satu mimpi khusus, sih, emang kebablasan aja belajar bahasa Jepang pakai aplikasi Kanji Study sambil rebahan, nunggu ngantuk. Tapi belajar kanji yang basic dari aplikasi ini entah gimana mempertemukan aku ke banyak istilah atau idiom bahasa Jepang yang pakai angka! Karena menarik, aku bela-belain download aplikasi Blogger di handphone karena istilah-istilahnya mau aku taruh di sini ˙˚ଘo(∗ ❛ั ᵕ ❛ั )੭່˙

1も2も無く • いちもにもなく • ichi mo ni mo naku
Kalau secara harfiah, artinya tanpa satu atau dua, tapi secara istilah, artinya bisa segera (immediately), atau tanpa berpikir panjang. Contohnya:
• 「火事だ!」という声を聞いて、一も二もなく飛び出した 
• `kaji da!' to iu koe o kiite, ichi mo ni mo naku tobidashita
• ketika mendengar teriakan "api!", saya berlari keluar tanpa berpikir panjang.

1から10まで • いちからじゅうまで • ichi kara juu made
Lagi-lagi, secara harfiah, artinya dari satu sampai sepuluh. Tapi, secara istilah, ekspresi ini bisa diartikan tanpa kecuali! Di aplikasi Study Kanji, kalimat 1から10までうるさい (ichi kara juu made urusai) diartikan I don't need all those details, dan ada juga contoh kalimat berikut:
• あの人の命令に一から十まで服従する訳にはいかない
• ano hito no meirei ni ichi kara juu made fukujuu suru wake ni wa ikanai
• I cannot obey him in everything (in every single thing he says)
Contoh ungkapan lainnya:
• 一から十まで言わないとわからないの?
• ichi kara juu made iwanai to wakaranai no?
• kalau gak aku sebutin satu-satu (spell out every little thing), kamu gak akan ngerti, ya?

1を聞いて10を知る • いちをきいてじゅうをしる •  ichi o kiite juu o shiru
Kalau ini, secara harfiah artinya mendengar satu, mengetahui sepuluh. Sebenarnya udah kerasa "idiom"nya sih, ya. Istilah ini dipakai untuk menggambarkan orang yang bijak atau pintar banget. Padanannya dalam bahasa Inggris, mungkin "one word is enough to the wise". Penggunaannya juga dipakai dalam bahasa Jepang modernーkalau dari yang aku baca di HiNativeーcontohnya「息子にアイパッドの使い方を教えたら、新しいアプリで色んな外国語を勉強してた!最近の子供は賢いね、機器を使うと ”1を聞いて10を知る”、だね」yang artinya "I taught my son how to use iPad, then I found him learning new languages with new Apps! These kids are so smart, they learn 10 from 1 with these gadgets.” 

1か8か • いちかばちか • ichi ka bachi ka
Yang ini ada banyak sinonimnya dalam bahasa Inggris, misal all or nothing, sink or swim, hit or miss. Menariknya, istilah ichi ka bachi ka ini banyak diulas di artikel bahasa Jepang, terutama dengan pertanyaan "kenapa angka 1 dan 8?" Kenapa bukan 2 dan 9, misal. Lengkapnya, bisa dilihat di salah satu artikel yang ngebahas itu, sampai ngebahas sejarahnya di Zaman Edo-lah. Tapi salah satu alasannya adalah karena pelafalan hukuman (罰) dalam bahasa Jepang cukup mirip sama bahasa Jepang-nya delapan. Makanya jadilah ichi ka? bachi ka? yatte miyou (ayo kita lihat) yang katanya digunakan dalam situasi mencoba sesuatu yang tidak tahu apakah akan berhasil atau tidak.

瓜2つ • うりふたつ • uri futatsu
Uri yang dipakai di istilah itu artinya melon, sementara futatsu artinya kurang lebih dua buah. By the way buah yang dimaksud maksudnya unit, ya, bukan fruit. Kalau arti yang paling dekat di bahasa Indonesia, sih, bagai pinang dibelah dua, karena uri futatsu maknanya ada yang begitu mirip dalam penampilan, bentuk, dan lain-lain, bahkan sampai gak bisa dibedakan. Contoh kalimatnya:
• 私と兄は、外見は全く似ていないが、性格は瓜二つだとよく言われる
• watashi to ani wa, gaiken wa mattaku nite inaiga, seikaku wa uri futatsu da to yoku iwa reru
• sering dikatakan bahwa saya dan saudara laki-laki saya tidak terlihat persis sama dalam penampilan, tetapi kepribadian kami mirip satu sama lain.

お8つ • おやつ • oyatsu
Sebenarnya harusnya ditulis お八つ, pakai kanji untuk angka 8, bukan angka 8 itu sendiri. Oyatsu sendiri merujuk ke snack yang biasa dimakan jam 3 sore. Nah lho, kenapa justru jam 3? Jadi, lagi-lagi main dengan sejarah, setelah baca di sini, ternyata di Zaman Edo makan cuma dilakukan dua kaliーpagi dan malam, makanya snack-nya jadi jam 8 malam; beda dengan sekarang yang biasanya makan tiga kali, dan snack dimakan sore, misal di jam 3.

99 • くく • kuku
Lagi-lagi, harusnya ditulis 九九, pakai kanji untuk angka 9, yang merujuk ke tabel perkalian, dan ... main dengan sejarah lagi, kali ini ke Zaman Heian :) Sebenarnya aku juga gak terlalu paham, jadi yang mau baca, bisa di sini. Contoh penggunaan istilahnya:
• 九九を暗記する 
• kuku o anki suru
• aku menghafal tabel perkalian

39 • サンキュー • sankyuu
Karena angka 3 dalam bahasa Jepang adalah san, dan 9 kyuu, ucapan terima kasih versi slang bisa memakai 39 (sankyuu) yang pengucapannya mirip thank you.

Sekalian sebagai penutup, 39 udah membaca postingan yang ditulis di jam 2~3.30 AM ini! (笑)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

surat

Entah sejak kapan saya senang menulis surat, tetapi baru saja kemarin --selepas tiga hari Summer Camp mendampingi anak-anak SMP dan saya menulis surat untuk keempatnya-- saya dikomentari oleh teman sekamar saya bahwa tulisan saya panjang sekali. Kesenangan saya menulis surat ini setidaknya sudah ada sejak SMA (mungkin SMP, tapi saya tidak punya pertinggal konkretnya) . Di tahun 2018, saya menulis enam halaman dengan di antaranya sebagai berikut: Biasanya saya menulis tanpa mengharap kembali, sebab kala saya baca-baca lagi, jelas sekali versi utuh dari surat di atas merupakan bentuk pernyataan perasaan yang saat itu hanya memperoleh jawab "terima kasih"--tapi begitu pun saya sudah senang. Namun, kisah tulis-menulis surat yang sepele ini pada akhirnya mengubah hidup saya karena lewat cara inilah kisah kasih saya --yang berakhir di pelaminan-- dimulai. Sayangnya saya tidak punya arsip guratan diksi saya kala itu untuk (yang kini) suami saya. Akan tetapi, saya ingat b...

tidak mau menjadi kuat

Aku tidak pernah minta pada-Nya untuk dikuatkan. Aku tidak mau. Aku takut. Hal sebesar, sesulit apa yang akan Dia beri sampai-sampai aku harus "kuat"? Membayangkannya membuatku merinding, jadi doa seperti itu tidak pernah kupanjatkan.  Aku tidak mau dikuatkan; aku maunya dimudahkan, digampangkan, diringankan. Setidaknya begitulah sepanjang 2025, lantas begitu pulalah 2025 rasanya berlalu. Seolah lancar sekali ( alhamdulillah ), jadi kukira tahun ini pun tanganku akan menengadah untuk permintaan serupa. Sebenarnya hingga awal bulan ketiga ini, masih begitu adanya. Apalagi dengan merebaknya berita kemenangan Alysa Liu dalam nomor tunggal putri figure skating , kisahnya dibingkai media menjadi " she released the pressure, reclaimed her joy and turned it into Olympic gold ".  Tuh kan? batinku seolah bersorak, berbisik demikian. Aku juga ingin berhasil tanpa perlu menjadi kuat karena menahan beban berat. Tidak mau menjadi kuat dengan meromantisasi tangis dan ker...

kenapa "mengutarakan" dan bukan "menyelatankan"/"membaratkan"/"menimurkan"

Sebenarnya saya sudah mulai menulis ini sejak nangkring di Tomoro sore tadi. Saya tengah menyusun sebuah terms of reference dan menggunakan istilah "mengutarakan", lalu otak yang gampang terdistraksi ini jadi bertanya-tanya, "Kenapa 'mengutarakan', ya? Ada apa dengan utara ? Kenapa bukan selatan, barat, atau timur? Apakah ini bentuk pilih kasih pada arah mata angin? " Saya jadi browsing sana-sini dan berbincang ini-itu dengan Gemini. Kalau sudah kepo memang gemas sekali rasanya. Lantas, mengutip jawaban AI (jika dan hanya jika Saudara percaya pada AI), "utara" dalam bahasa Indonesia diserap dari "uttara" bahasa Sansekerta. "Uttara" sendiri dimaknai macam-macam: "permukaan", "jawaban", bahkan "lebih tinggi". Makanya, saat mengutarakan sesuatu, artinya kita sedang "membawa sesuatu ke permukaan " atau "menyampaikan sebuah jawaban " atau "membawa pernyataan ke tempat lebih t...