Langsung ke konten utama

kok

Androp - Home (Lirik + Terjemahan)


HOME
Rumah


"Okaeri"
Yasashiku dakishimetai yo
Koko made toomawari shita no kai
- "Selamat datang kembali"
- Aku ingin memelukmu dengan lembut
- Apakah kau berputar-putar untuk sampai ke sini?

Kawatte shimatta mono mo aru kedo
Ima wa dakishimete agete yo
- Walaupun ada hal yang berubah
- Sekarang aku akan memelukmu

Tatoeba kanashikute namida ni nureru nara
Mata waraeru made soba ni iru yo 
Soba ni ite yo
- Seandainya kau bersedih dan berurai air mata
- Aku ada di sisimu sampai kau tertawa lagi
- Aku akan ada di sisimu

Ame ni nurenai, yuki ni kienai 
Teritsukeru hizashi kara mo mamoreru you na yane ni naru
- Aku tidak basah oleh hujan, tidak menghilang dalam salju
- Aku menjadi atap yang mampu melindungimu dari terik mentari

Kurayami ni wa hikari o ireru
Tori no koe ga hibiku you na
Kaze ga soyogu mado ni naru
- Dalam gulita, aku nyalakan pelita
- Yang menyebar seperti gema kicauan burung
- Aku menjadi jendela yang ditiup angin

Yagate kuru sayonara mo dakishimeteku
Aku akan memelukmu meskipun perpisahan akan tiba

Ima o kimi to issho ni 
- Aku bersamamu melalui saat ini

Tadaima
Ikutsu mono wakare to deai o kurikaeshi
Koko made kita
- "Aku pulang"
- Berapa kali pun pertemuan dan perpisahan yang dilalui
- Kita kembali sampai ke sini

Bokura wa mazariaenai kara
Kitto wakariaerunda 
- Karena kita memang bertentangan
- Aku pasti dapat mengerti

Omotai nimotsu seotte tachi tsudzukete 
Yogorete kizutsuite
Mata iku no kai
Mata iku nara..
- Aku tetap berdiri membawa beban yang berat
- Ternodai, terluka
- Apakah kau akan pergi lagi?
- Jika kau pergi lagi..

Hitori de sabishigaru kokoro ga
Yume no kagi de hiraku kokoro ga
Doko e demo ikeru tobira ni naru
- Hatiku yang kesepian dalam kesendirian
- Hatimu yang terbuka oleh kunci mimpi
- Menjadi pintu untuk pergi ke mana saja

Kimi no tame ni tsukutta basho sa
Warau yakko ga iru no nara
Subete saegiru kabe ni naru
- Tempat yang dibangun untukmu
- Seandainya ada seseorang yang tertawa di sana
- (Tawa itu) menjadi dinding yang menghalangi semuanya

Hi ga ochite kuraku nari
Mayou toki wa akari o tomoshi matteru
- Mentari tenggelam dan menjadi gelap
- Ketika aku tersesat, aku menunggumu menyalakan cahaya

Kaeru basho wa koko ni aru yo
Susumu toki mo tachidomatte mo
Nando datte koko ni oide
- Tempat untuk kembali ada di sini
- Ketika tengah berjalan maupun tengah berhenti
- Berapa kali pun datanglah ke sini

Kaeru basho sa
Yasumu basho sa
Tabidatsu basho sa 
Mata susumidasu basho sa 
Itsudemo kimi no basho nanda yo
- Tempat untuk kembali
- Tempat untuk beristirahat
- Tempat untuk memulai perjalanan
- Tempat untuk dituju lagi
- Tempat ini selalu menjadi tempatmu

Kawatta mono mo
Kawaranai mono mo
Sutete kita no mo
Taisetsu na no mo
- Hal-hal yang tidak berubah pun
- Hal-hal yang berubah pun
- Hal-hal yang pergi pun
- Hal-hal yang penting pun

Ienai kizu mo
Daiji na hito mo
Arigatou mo
Wasuretakunai omoi mo
- Hal-hal yang tidak terkatakan pun
- Orang-orang yang penting pun
- Kata "terima kasih" pun
- Ingatan yang tidak ingin dilupakan pun

Okaeri mo
Tadaima mo
Itte rasshai mo
Itte kimasu mo
- "Selamat datang" pun
- "Aku pulang" pun
- "Hati-hati ya" pun
- "Aku berangkat" pun

Koko ni aru yo
Kimi to aru yo
Zenbu zenbu
- Ada di sini
- Ada bersama dirimu
- Semuanya, semuanya

Yagate kuru sayonara mo dakishimeteku
Aku akan memelukmu meskipun perpisahan akan tiba

Ima o kimi to issho ni 
- Aku bersamamu melalui saat ini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

tidak mau menjadi kuat

Aku tidak pernah minta pada-Nya untuk dikuatkan. Aku tidak mau. Aku takut. Hal sebesar, sesulit apa yang akan Dia beri sampai-sampai aku harus "kuat"? Membayangkannya membuatku merinding, jadi doa seperti itu tidak pernah kupanjatkan.  Aku tidak mau dikuatkan; aku maunya dimudahkan, digampangkan, diringankan. Setidaknya begitulah sepanjang 2025, lantas begitu pulalah 2025 rasanya berlalu. Seolah lancar sekali ( alhamdulillah ), jadi kukira tahun ini pun tanganku akan menengadah untuk permintaan serupa. Sebenarnya hingga awal bulan ketiga ini, masih begitu adanya. Apalagi dengan merebaknya berita kemenangan Alysa Liu dalam nomor tunggal putri figure skating , kisahnya dibingkai media menjadi " she released the pressure, reclaimed her joy and turned it into Olympic gold ".  Tuh kan? batinku seolah bersorak, berbisik demikian. Aku juga ingin berhasil tanpa perlu menjadi kuat karena menahan beban berat. Tidak mau menjadi kuat dengan meromantisasi tangis dan ker...

soal menerima

Sepertinya tidak ada satu jua ketakutan saat pertama aku bertandang ke sana. Tidak di kali kedua, pun kali ketiga. Namun, di kali keempat, entah mengapa aku merasa sangat khawatir, sangat berbeda, sangat tidak pada tempatnya; merenungkan kembali rencana jangka panjang untuk menetap di sini--yang sebenarnya sangat sulit untuk dibatalkan. Kunjungan keempat itu sederhana. Aku hanya mengitari Tokyo--tidak; di samping keharusanku bergerak ke luar menemui satu dua orang, akhirnya aku lebih banyak berdiam di apartemen yang kusewa; mencoba resep makanan ini itu di dapur yang dari kulkas hingga kompor, pemanggang, dan sederet mesin lainnya kukuasai seorang diri selama dua minggu itu. Di hari ke-sekian ( aku lupa ), kebetulan tidak ada pekerjaan khusus yang perlu kulakukan, dan tubuhku yang terlalu lama mendekam dalam ruangan itu merasa gerah ( padahal saat itu musim dingin ). Kakiku lantas bergerak tidak tentu arah, pokoknya ke perpustakaan yang sepertinya bagus. Oh, betapa aku su...

before i knew it, my hair had gotten long

Tokyo, November 21, 2025. --- いつのまにか髪が長くなった いつのまにか、涙がこぼれた It’s seven degrees Celsius at 1 AM. I was looking at myself in the mirror an hour ago, finally realizing my hair had gotten long. The hair that usually stays hidden behind my hijab. The hair that is usually held up by claw clips all day. So when I finally let it down, washed it, and let it hang straight, it looked so long—the longest it has been in the last six years. But oh, how fast the night changes. I, who was so happy to see my long hair return, was weeping while listening to a song I discovered at the office yesterday. I couldn't shed a tear back then; how could I explain my sudden breakdown to four colleagues I only met two weeks ago? Ha, recently, I haven't even been able to cry in front of my significant other of six years. It is what it is. When I finally found myself alone—a space to breathe and a time to pause—I felt my past self crawling out from deep within, complete with her dissatisfaction, insecurity, an...